Minggu, 22 Juli 2018 | 13:57 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Ada pengoplosan gas, warga sekitar tak curiga

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Deni Suryanti.
Foto: Deni Suryanti.
<p>Aksi pengoplos gas di Dusun Tempel, Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah tidak dicurigai warga. Terbukti, diperkirakan telah beroperasi lebih dari satu tahun, warga tetap kaget saat polisi menggerebek rumah kontrakan di RT 3 RW 4 Tempel Siwal tersebut. Warga hanya mengetahui rumah milik Suryawan tersebut dikontrak orang untuk dijadikan gudang gas.</p><p>Salah satu warga Sumarjo (52) mengatakan, identitas dan aktivitas penyewa rumah tidak jelas diketahui warga sekitar. Sebab penghuni rumah hanya beraktivitas pada siang hari sedangkan malam hari rumah dikosongkan. Warga hanya melihat mobil pengangkut gas keluar masuk rumah. Bau gas juga hanya didapati pada siang hari tetapi tidak ada kecurigaan terjadi aktivitas penyedotan gas. “Gas gas tersebut jtidak diedarkan di sekitar kampung tetapi ke luar daerah,” ujar dia.</p><p>Dikatakan Sumarjo, ibu rumah tangga di sekitar rumah tersebut yang biasa membeli gas. Tetapi sejauh ini tidak ada keluhan takaran gas berkurang. Harga gasnya pun relative lebih murah dari warung warung, jika biasanya gas melon dihargai Rp 18 ribu per tabung, di tempat tersebut lebih murang antara Rp 16 ribu – Rp 17 ribu saja. Berat tabung juga sama dengan gas-gas yang dijual di warung. “Warga hanya membeli gas ditempat tersebut ketika gas langka dipasaran,” imbuh Sumarjo kepada <i><strong>Kontributor elshinta, Deni Suryanti.&nbsp;</strong></i></p><p>Hari ini, polisi menggerebek sebuah rumah di Dusun Tempel, Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Tiga orang pelaku diamankan ke Mapolres Sukoharjo. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya 120 tabung gas 3 kg, 17 tabung 12 kg warna biru dan merah muda, timbangan, dan kipas angin.&nbsp;&nbsp;Para pelaku bisa dijerat dengan undang undang nomor 8 tahun 1999 perlindungan konsumen dan undang undang nomor 2 tahun 1991 tentang metrologi legal. &nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 13:34 WIB

Pilot WNI tewas ditabrak di Madinah

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 13:29 WIB

1.000 nelayan Kota Kupang dilindungi asuransi

Asia Pasific | 22 Juli 2018 - 13:16 WIB

CIA: Tiongkok ingin gantikan AS sebagai adidaya dunia

Aktual Sepakbola | 22 Juli 2018 - 12:53 WIB

Marckho Sandy bakal akhiri kontrak di Sriwijaya FC

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:37 WIB

HSU stop iklan rokok demi anak

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com