Kamis, 21 Juni 2018 | 13:06 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Lempari Muslimah Dengan Botol Bir, Pria Perth Diadili

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Adam David Peters di luar gedung pengadilan Fremantle Magistrates Court.
(Courtesy: AustraliaPlus) Adam David Peters di luar gedung pengadilan Fremantle Magistrates Court.
<p>Adam David Peters, warga Perth, Australia diadili karena melempar botol bir ke seorang muslimah di salah satu pusat perbelanjaan di pinggiran ibukota Australia Barat itu. Namun Peters mengaku muslimah tersebutlah yang menyerangnya terlebih dulu setelah Peters mengucapkan Selamat Natal kepadanya.</p><p>Peters (33) mengaku tidak bersalah atas tuntuan melakukan serangan terhadap Hulya Candemir (34) di pusat perbelanjaan Beeliar Village pada 16 Desember 2016.</p><p>Dalam persidangan di pengadilan Fremantle, terdakwa mengakui melempar botol setelah Candemir melabrak wajahnya dengan tas belanja. Peters mengatakan lemparannya itu tidak keras.</p><p>Candemir - yang mengenakan jilbab pada saat serangan tersebut - memberi kesaksian bahwa perbuatan terdakwa merupakan "kejahatan kebencian".</p><p>"Masalah dia dengan saya adalah karena saya seorang wanita Muslim," katanya dalam persidangan.</p><p>"Dia itu bogan, sampah kulit putih, yang bermasalah dengan orang-orang Muslim," tambah Candemir.</p><p>Pemicu pertengkaran ini adalah ucapan Selamat Natal.</p><p>Candemir meninggalkan pusat perbelanjaan sekitar pukul 20.45 saat Peters - yang saat itu bersama pasangan dan anak perempuannya - sedang duduk di bangku sambil minum bir.</p><div class="comp-embedded-float-right"> <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/8698986-3x2-thumbnail.jpg?v=4" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/8698986-3x2-thumbnail.jpg?v=4" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/rimage/8698986-3x2-thumbnail.jpg?v=4 160w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/8698986-3x2-small.jpg?v=4 220w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/8698986-3x2-medium.jpg?v=4 460w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/8698986-3x2-large.jpg?v=4 700w " title="Hulya Candemir outside Fremantle Magistrates Court" alt="Hulya Candemir walks out of the Fremantle Magistrates Court." class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Hulya Candemir di luar gedung pengadilan Fremantle Magistrates Court.</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text7" > <p>ABC News: Irena Ceranic</p> </div> </figcaption> </figure> </div></div><p>Candemir mengaku mendengar Peters "menyuruh" salah satu anaknya untuk mengucapkan "Selamat Natal" kepada Candemir.</p><p>Dia mengatakan anak kecil itu kemudian melakukannya - yang menurut keterangannya, dia jawab dengan "Sama-sama sayang, selamat berlibur".</p><p>Candemir menjelaskan dalam persidangan bahwa Peters memberinya "tatapan keras" dan mengatakan "bukan, (harus ucapkan) Selamat Natal".</p><p>Candemir mengaku bahwa dia menjawab "Sama-sama, Selamat Natal juga untuk Anda" - yang menurutnya dijawab oleh Peters dengan "Itu baru benar, Muslim 'Anji... ."</p><p>Pertengkaran pun terjadi di antara mereka, dimana Candemir menuduh Peters melontarkan ancaman pembunuhan sebelum melemparkan botol bir, memukul bahu dan punggung Candemir.</p><p>Peters membantah memprovokasi Candemir hanya karena dia adalah seorang Muslim</p><p>Dia menambahkan dialah yang mengucapkan Selamat Natal kepada Candemir, bukan putrinya.</p><p>Dia juga mengaku saat mendengar Candemir mengatakan "selamat berlibur" dia merasa perlu memperbaikinya. Dan hal itu, menurut Peters, yang memicu respon kemarahan dari Candemir.</p><p>Dia membantah memprovokasi Candemir karena beragama Islam. Dalam persidangan dia mengatakan tidak menyadari bahwa jilbab Candemir merupakan pakaian menurut aturan keagamaan.</p><p>Peters mengatakan bahwa Candemir kemudian membuka jilbabnya dan bertanya apakah Peters ingin melihat rambutnya dan juga "pantatnya", sebelum memukuli wajah Peters dengan tas belanja.</p><p>Candemir mengatakan bahwa dia menghubungi polisi setelah kejadian tersebut. Dia terus mengikuti Peters sehingga bisa memberi tahu petugas ke arah mana Peters pergi. Namun terdakwa, kata Candemir, mulai melemparinya dengan batu sehingga memaksanya mundur.</p><p>Diterbitkan Rabu 12 Juli 2017 oleh Farid M. Ibrahim dari <a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2017-07-11/man-denies-assaulting-muslim-woman-with-beer-bottle-in-perth/8698932" target="_blank" title="">artikel ABC News.</a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Juni 2018 - 12:58 WIB

Darmin: Perbaikan struktur ekspor atasi perang dagang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:48 WIB

Kemenkes masih siagakan petugas kesehatan di sejumlah titik

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:33 WIB

Presiden Jokowi ulang tahun ke-57 hari ini

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:27 WIB

KPK panggil tujuh anggota DPRD Kota Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:12 WIB

AHY kritik pengangkatan M Iriawan jadi Pj Gubernur Jabar

Sosbud | 21 Juni 2018 - 11:52 WIB

Kearifan lokal Koto Gadang masih tetap terjaga

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com