Rabu, 22 November 2017

Rusak properti humas Polres Blitar, 4 orang ngaku wartawan dipidanakan

Kamis, 13 Juli 2017 14:55

Foto: Erliana Riady Foto: Erliana Riady
Ayo berbagi!

Sebanyak empat orang yang mengaku wartawan, terancam pidana dua tahun penjara. Ancaman hukuman ini akibat perbuatan mereka merusak properti milik staf humas Polres Blitar.

"Berdasarkan laporan salah satu staf humas Polres Blitar, ada empat orang mengaku wartawan. Mereka masuk ruang humas tanpa izin, lalu membuka paksa sebuah kardus. Walaupun sudah diingatkan jika itu milik salah satu staf humas, namun mereka tidak indahkan," jelas Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya kepada Kontributor Elshinta, Erliana Riady di Mapolres Blitar, Kamis (13/7).

Karena tidak terima sikap oknum wartawan yang berakibat properti tersebut rusak, lanjut Kapolres, staf humas lalu melaporkannya ke Satreskrim Polres Blitar. "Kami akan tindaklanjuti pemeriksaan dan akan diproses sesuai aturan yang berlaku," tegas Slamet.

Mereka yang dilaporkan dua laki-laki dan dua perempuan, yakni berinisial VDZ mengaku oknum wartawan media Corong Rakyat, EWR mengaku oknum wartawan Kabar Desa. Selain itu S mengaku oknum wartawan media Aspirasi dan NH mengaku oknum wartawan media Poros Nasional.

Sesuai aturan dalam pasal 406 KUHP, barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan, merusakkan, membikin tidak dapat dipakai atau menghilangkan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Walaupun mereka tidak langsung ditahan, namun dalam pekan ini mereka wajib datang ke Mapolres Blitar guna pemeriksaan.

"Kita akan dalami apa latar belakang pelaku melakukan perbuatan itu. Jika nanti ada kesaksian dan bukti-bukti pendukung kita lanjutkan ke proses hukum berikutnya," ujarnya.

Informasi yang dihimpun dari beberapa sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya menceritakan, kejadian berawal saat empat oknum yang mengaku wartawan tersebut mendatangi Mapolres Blitar untuk menanyakan beberapa permasalahan pada Senin (11/7). Tiba-tiba keempat oknum tersebut saat itu masuk ke ruang Humas Polres Blitar memaksa untuk membuka kardus milik staf humas Polres Blitar untuk mengecek isi kardus tersebut.

Saat itu staf humas sudah mengingatkan kepada para oknum yang mengaku wartawan tersebut untuk tidak membuka kardus tersebut tanpa seizin dari pemiliknya. Namun satu di antara terlapor mengaku siap bertanggung jawab saat membuka kardus tersebut.

Penulis: Angga Kusuma

Editor: Dewi Rusiana

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar