Senin, 20 November 2017

Menkeu minta DPR setuju beri tambahan modal KAI

Kamis, 13 Juli 2017 14:05

Foto: Dody Handoko. Foto: Dody Handoko.
Ayo berbagi!

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, meminta Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju memberi tambahan modal alias Penyertaan Modal Negara (PMN), untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Djakarta Lloyd (Persero).

"Pada RAPBN-P (Perubahan) 2017 diusulkan PMN tunai kepada PT KAI dan PMN non tunai ke PT Djakarta Lloyd," ujarnya di Gedung  DPR RI, Jakarta, Kamis (13/7).

Dikatakannya, total PMN yang didapat PT KAI adalah Rp 2 triliun, dan untuk PT Djakarta Lloyd Rp 379,3 miliar. Suntikan modal kepada KAI Rp 2 triliun akan digunakan untuk menunjang kemampuan BUMN kereta api dalam menjalankan pembangunan sarana dan prasarana proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek).

"Sudah dibahas di koordinasi Kemenko Luhut dan K/L (Kementerian/Lembaga) terkait agar bisa jalankan pembangunan LRT Jabodebek seusai target 2018-2019. Tapi karena keterbeatsan belanja negara maka ada konversi PT KAI dan belanja di K/L Kemenhub dan PSO dalam pelaksanaan pengelolaan LRT Jabodebek," jelasnya. (Dody/SiK)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar