Jumat, 28 Juli 2017

645.193 rumah tangga di Jabar belum teraliri listrik

Kamis, 13 Juli 2017 17:25

Ayo berbagi!

Berdasarkan data PBDT TNP2K tahun 2015 tercatat ada 645.193 Rumah Tangga (RT) di Jabar yang belum teraliri listrik secara resmi dari PLN. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT PLN (Persero) mengenai penyambungan listrik bagi masyarakat miskin dan tidak mampu di Jawa Barat Tahun 2017. Saat ini tercatat rasio elektrifikasi di Jawa Barat sebesar 97,87% (Desember 2016) Pemprov Jabar terus berupaya meningkatannya menuju 100 %.

Penandatanganan naskah perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Kepala Dinas ESDM Prov. Jabar Eddy I.M Nasution dan General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana, disaksikan oleh Kepala Biro Kerjasama dan Pemerintahan Setda Jabar Taufiq Budi Santosa.

Kepala Dinas ESDM Jabar Eddy I.M Nasution mengatakan kerjasama yang dijalin ini adalah dalam rangka memberikan akses elektrifikasi bagi masyarakat miskin dan tidak mampu, dimana berdasarkan data PBDT TNP2K 2015 tercatat ada 645.193 Rumah Tangga (RT) di Jabar yang belum teraliri listrik secara resmi dari PLN.

“Untuk tahun ini, kita menetapkan target 26.142 RT yang akan dialiri listrik, yang terletak di pelosok-pelosok terutama di Jabar Selatan,” katanya mengutip wartaekonomi.

Pembagian tanggung jawab untuk urusan elektrifikasi tahun ini menurut Eddy, Pemprov Jabar akan menanggung biaya instalansi rumah sederhana dan biaya penyambungan listrik PLN melalui skema bansos.

“Nanti PLN yang akan mengurus jaringan listrik ke target-target yang telah disepakati bersama,” jelasnya.

Menurut Eddy, sebelum kick off program akhir Agustus mendatang dan sambil menanti proses lelang, langkah awal yang ditempuh oleh Pemprov adalah penyamaan data antara pemerintah daerah dengan PLN.

“Awal tahun ini kita temukan sedikit perbedaan, jadi untuk data selalu kita sinkronkan dan perbaharui agar program ini tepat sasaran dan efektif,” katanya.

Adapun, General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana menyambut baik langkah kerjasama yang digagas Pemprov Jabar dan berharap rumah-rumah di Jawa Barat dapat segera 100% teraliri listrik di 2018.

“Menurut data yang kami miliki, Jawa Barat memiliki rasio elektrifikasi tertinggi di Indonesia. Hingga Juni 2017 prosentasenya mencapai 98,6% dan sisanya ini yang terberat Karena kendala geografis letaknya yang ada di pelosok,” paparnya.

Iwan menambahkan, untuk mendukung program ini, pihaknya mengaku telah mengalokasikan Rp197 miliar untuk pembangunan jaringan di lokasi yang sulit.

“Tahun ini target 26.142 KK, mudah-mudahan tahun depan dapat ditingkatkan lagi,” pungkasnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar