Minggu, 19 November 2017

Cium hidung Jokowi, Warga: 'Saya sangat bahagia'

Kamis, 13 Juli 2017 15:35

Ayo berbagi!

Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Pulau Sumba, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, mempraktikkan tradisi cium hidung, khas masyarakat setempat.

"Tadi setelah turun dari pesawat di Bandara Tambolaka, Bupati Sumba Barat Daya membisiki saya tentang budaya cium hidung yang biasa dipraktikan oleh masyarakat Sumba dalam keseharian. Oleh karena itu, saya tak kaget lagi ketika saya disambut dengan cium hidung," katanya kepada wartawan di kota Waetabula, Sumba Barat Daya, Rabu (12/7).

Ia menjelaskan tradisi unik itu menyentuhkan ujung hidung satu sama lain ketika bertemu kapanpun, di manapun, dengan siapapun. Jokowi juga mengimbau tradisi cium hidung dilestarikan, jangan pernah hilang karena merupakan keunikan dari persahabatan orang Sumba.

Cium hidung merupakan tradisi orang sumba ketika bertemu baik dengan sesama, maupun dengan orangn yang baru dikenal, karena melambangkan persahabatan. Tradisi ini sudah turun temurun sehingga siapun tamu yang datang mencium hidung tuan rumah terlebih dahulu sebelum di persilakan untuk duduk.

Dalam kunjungan ke Sumba, orang nomor satu di Indonesia ini mempraktikkannya cium hidung dengan dua kepala desa di kabupaten Sumba Barat Daya. Dua kepala desa tersebut yakni Marthen Luter dari desa Walla Ndimu kecamatan Kodi Bengedo dan Laurensius Todo dari desa Watu Kawula Kecamatan Kota Tambolaka. Salah satu kepala Desa, Marthen Luter mengaku bahagia karena secara langsung mencium orang nomor satu di Indonesia itu dan berkesempatan berpose dengan Presiden di atas panggung serta mendapatkan sebuah sepeda.

"Saya sangat bahagia karena bisa melihat langsung Pak Jokowi apalagi diberikan kesempatan untuk melakukan tradisi cium hidung," tuturnya. (ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar