Rabu, 20 Juni 2018 | 22:12 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Banyak Lansia Berjualan Obat Keras di Pedalaman Australia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Warga lanjut usia Australia dalam tekanan untuk menjual obat keras.
(Courtesy: AustraliaPlus) Warga lanjut usia Australia dalam tekanan untuk menjual obat keras.
<p>Asosiasi dokter di pedalaman Australia memperingatkan adanya warga lanjut usia yang menjual kembali obat-obat yang didapatkannya dengan resep, untuk membantu mereka membayar biaya hidup. </p><p>Para profesional kesehatan mengatakan beberapa dari lansia itu melakukannya untuk mencari uang. Sementara yang lainnya mengaku diintimidasi oleh pengedar obat-obatan terlarang.</p><p>Presiden asosiasi, Ewen McPhee, tidak tahu seberapa luas masalah ini. Namun, ia mengatakan penyalahgunaan obat penghilang rasa sakit berbasis opioid, seperti OxyContin dan Endone, banyak ditermukan di kawasan pedalaman dan pedesaan.</p><p>"Ada orang-orang yang tinggal di tempat yang sangat mahal, dengan banyak hal seperti biaya sewa dan biaya hidup sehari-hari yang tinggi," ujar Dr Ewen. </p><p>"Mereka memanfaatkan uang ini untuk memenuhi kebutuhannya."</p><aside class="comp-rich-text-blockquote comp-embedded-float-full source-pullquote" > <i class="fa fa-quote-left quote-marks" aria-hidden="true"></i> <div class="quote"> <p>&quot;Ini sama sekali bukan cara yang tepat untuk menggunakan obat.&quot;</p> <p><strong><em>- Dr Ewen McPhee, presiden asosiasi dokter di pedalaman Australia.</em></strong></p> </div> <i class="fa fa-quote-right quote-marks" aria-hidden="true"></i> </aside><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/8704090-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/8704090-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/rimage/8704090-16x9-thumbnail.jpg?v=2 160w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/8704090-16x9-small.jpg?v=2 220w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/8704090-16x9-medium.jpg?v=2 460w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/8704090-16x9-large.jpg?v=2 700w " title="Concerns OxyContin deaths could rise" alt="Ada kekhawatiran kematian akibat obat pereda sakit, lebih tinggi dari akibat heroin dan kokain." class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">There are concerns that deaths from the painkiller oxycodone, otherwise known as OxyContin, could outweigh those from both heroin and cocaine.</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text7" > <p>Lateline</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>Apoteker di kawasan Mildura, Eric Oguzkaya, mengatakan pelanggan lansia cenderung "bergerak diluar pengawasan" dan obat yang dijual lebih banyak daripada yang dicurigai oleh pakar kesehatan.</p><p>Ia telah mendengar laporan soal warga lansia yang dicegat dan diintimidasi oleh pengedar obat resmi. </p><p>"Pedagang mulai dengan menjual pesona mereka, mulai dengan bersikap ramah," katanya. </p><aside class="comp-rich-text-blockquote comp-embedded-float-full source-pullquote" > <i class="fa fa-quote-left quote-marks" aria-hidden="true"></i> <div class="quote"> <p>&quot;Tergantung bagaimana respon dari para lansia, mereka bisa mulai mengancam dan meminta obat, jika mereka tidak mau menjualnya secara langsung.&quot;</p> </div> <i class="fa fa-quote-right quote-marks" aria-hidden="true"></i> </aside><p>Eric mengatakan seorang pelanggan pernah didekati oleh seorang pemasok obat-obatan, dengan meyakinkan agar menjual obatnya yang didapatkan dengan resep untuk membantu menutupi biaya tagihan pemakaman.</p><p>"Pengedar obat mendekat dan berkata, 'Anda akan segera memiliki banyak pengeluaran untuk pemakaman, apakah Anda benar-benar ingin keluarga Anda menanggung beban itu? Menjual obat bisa jadi uang tambahan dan Anda bisa menghemat uang. Ketika waktunya tiba, uang Anda sudah siap," katanya.</p><p>Delapan ratus warga Australia meninggal setiap tahun karena <em>overdosis</em> dengan obat penghilang rasa sakit yang didapatkan dengan resep. Jumlah korban tertinggi adalah di kawasan pedesaan dan pedalaman.</p><p>Mulai tahun depan, obat penghilang rasa sakit yang mengandung kodein tidak akan lagi tersedia begitu saja di apotik, tapi Dr Ewen telah meminta Pemerintah Federal untuk mengambil langkah lebih lanjut.</p><p>"Kita butuh pemantauan obat secara <em>real time</em>," katanya.</p><p>"Artinya, saat seseorang memiliki resep, ada database <em>real time</em> kapan resepnya masuk, sehingga dokter tahu persis apa yang diambil orang tersebut, begitu juga apoteker."</p><aside class="comp-rich-text-blockquote comp-embedded-float-full source-pullquote" > <i class="fa fa-quote-left quote-marks" aria-hidden="true"></i> <div class="quote"> <p>&quot;Saat ini yang kami miliki adalah seseorang yang pergi dari dokter ke dokter lainnya untuk mendapatkan resep-resep. Kemudian menimbunnya dan menjualnya, tanpa kita mampu melacak atau memantau mereka.&quot;</p> </div> <i class="fa fa-quote-right quote-marks" aria-hidden="true"></i> </aside><p>Diterbitkan oleh Erwin Renaldi pada 13/07/2017 pukul 12:30 AEST. Simak beritanya dalam bahasa Inggris, <a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2017-07-13/elderly-people-rural-towns-forced-to-sell-prescription-drugs/8702098" target="_blank" title="">di sini</a>.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 20 Juni 2018 - 21:59 WIB

Messi akan tebus kesalahan saat lawan Kroasia

Event | 20 Juni 2018 - 21:47 WIB

Panama nilai Belgia lebih berbahaya daripada Inggris

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:37 WIB

Simpang Gadog mulai lancar

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:28 WIB

Dishub awasi kapal cepat lebihi kapasitas

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:16 WIB

Kemenhub imbau maskapai dalam negeri akses penerbangan perintis

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:05 WIB

Kemenhub sambut positif pencabutan `EU Flight Ban`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com