Sabtu, 23 September 2017

Polisi buru sisa kawanan pelaku pengeroyokan Hermansyah

Jumat, 14 Juli 2017 07:31

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan didampingi Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo dan Kapolres Depok Kombes Herry Heryawan menunjukkan barang bukti dan empat tersangka kasus penganiayaan dan pengeroyokan pakar IT ITB Hermansyah di Polda Me Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan didampingi Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo dan Kapolres Depok Kombes Herry Heryawan menunjukkan barang bukti dan empat tersangka kasus penganiayaan dan pengeroyokan pakar IT ITB Hermansyah di Polda Me
Ayo berbagi!

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengatakan, anggotanya masih mencari Domaince, salah satu pria yang diduga terlibat kasus pengeroyokan terhadap pakar telematika Hermansyah.

“Satu lagi DPO, Domiance sedang dikejar, pertama ketangkap Edwin dan Lauren, kemarin dua lagi, sehingga satu lagi (masih buron),” kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Kamis (13/7).

Diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri, Domaince diketahui ikut menumpang mobil Honda City bersama Lauren Paliama (31), Erick Birahy (22), dan Richard Patipelu (25), ketika terjadi kasus pengeroyokan Hermansyah di jalan Tol Jagorawi, kilometer 6, Jakarta Timur, pada Minggu (9/7) dini hari.

Pengeroyokan terjadi setelah Hermansyah tidak terima mobilnya, Toyota Avanza, disenggol mobil Toyota Yaris nomor polisi B 1440 ZFQ yang dibawa Edwin Hitipieuw. Edwin merupakan teman Domaince.

Sebelum kejadian, kata Iriawan, pelaku dan rekan-rekannya dari tempat hiburan malam di Sawah Besar, Jakarta Pusat, untuk meminum-minuman keras.

“Pelaku baru selesai nonton hiburan konser di hotel, mereka juga minum-minum, diakui pelaku sehingga saat supir nggak begitu full (konsentrasi mengendarai mobilnya),” kata Iriawan.

Polisi juga masih mencari perempuan berinisial S yang ikut dalam mobil yang dikendarai Edwin. Perempuan ini diduga berprofesi sebagai pemandu lagu di klub malam.

Sebilah pisau yang digunakan untuk melukai Hermansyah sampai sekarang belum ketemu. Pisau tersebut dibuang pelaku di rest area Cibubur, Jakarta Timur, usai penganiayaan.

“Tinggal satu lagi sajamnya yang belum ketemu dan sedang kami cari,” ungkapnya. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar