Senin, 24 Juli 2017

Puluhan Kambing di Pacitan mati mendadak

Jumat, 14 Juli 2017 09:46

Foto: Ilustrasi Foto: Ilustrasi
Ayo berbagi!

Puluhan ekor kambing milik warga Cokrokembang, Ngadirojo, Pacitan mati mendadak. Hingga kemarin, sudah ada 39 ekor kambing yang mati tanpa sebab yang jelas.

Lokasi tempat ditemukannya kambing-kambing tersebut terpisah. Dinas Pertanian (Disperta) masih belum bisa memastikan penyebab matinya puluhan kambing tersebut.

"Dinas baru melakukan penelitian di lapangan. Kami tidak tahu penyebabnya. Yang jelas, semua mati mendadak. Warga juga kaget," ujar Sekdes Cokrokembang, Hemi Triasmoro, Jumat (14/7), seperti dikutip Beritajatim.

Hemi menuturkan, kambing yang mati mendadak itu pertama kali ditemukan warga saat pertengahan bulan Ramadan, atau pertengahan Juni lalu. Awalnya, hanya satu yang ditemukan mati mendadak.

"Sejak saat itu, jumlah terus bertambah. Kondisinya pun sama. Yakni, mati mendadak tanpa sebab yang jelas. Hingga kemarin, sudah ada 39 ekor kambing yang mati," tambanya.

Dengan rincian, lanjut dia, 24 peternak di empat dusun. Yakni dusun Cerbon, Prancak, Mbarak, dan Kwangen. Karena saking banyaknya, warga khawatir disebabkan penyakit atau virus.

Dia mengaku, karena minim pengetahuan, kambing-kambing yang mati mencurigakan itu malah dikonsumsi warga. Menurut Hemi, pada beberapa kambing yang disembelih itu, ada yang organ-organnya dalam kondisi membusuk.

Lantaran sudah terlanjur dikonsumsi warga desa, Hemi khawatir jika daging itu sebenarnya tidak layak konsumsi. Dia pun melaporkan kejadian tersebut ke Disperta.

"Warga kesulitan mengetahui ciri-ciri fisik suatu penyakit atau virus saat puluhan kambing itu tewas. Kami harap dapat segera diketahui oleh dinas terkait. Dan semoga bukan antraks," pungkasnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar