Jumat, 21 Juli 2017

Polisi Bali Gelar Rekonstruksi TKP Napi Kabur Kerobokan

Jumat, 14 Juli 2017 12:54

(Courtesy: AustraliaPlus) Napi Dimitar Nikolove mengarahkan polisi dan petugas penjara dalam rekonstruksi TKP. (Courtesy: AustraliaPlus) Napi Dimitar Nikolove mengarahkan polisi dan petugas penjara dalam rekonstruksi TKP.
Ayo berbagi!

Polres Badung di Bali telah menggelar rekonstruksi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dari insiden kaburnya empat narapidana (napi) di saat mereka masih melanjutkan pencarian dua napi lainnya, termasuk seorang napi pria asal Australia.

Dalam rekonstruksi TKP, para pelaku diarahkan oleh polisi untuk merekonstruksi "adegan" ketika mereka kabur.

Dua napi yang ditangkap di Timor Timur -yakni pria India ‘Sayed Mohammed Said’ dan pria Bulgaria ‘Dimitar Nikolove’ – diminta melakukan reka ulang adegan sesaat sebelum dan saat mereka melarikan diri dari penjara Kerobokan.

Polisi memastikan, akan ada 30 "adegan," dengan lima di antaranya dilakukan di penjara dan sisanya di lokasi lain termasuk bandara internasional, di mana seorang mantan napi telah membelikan tiket pesawat untuk napi yang kabur tersebut.

Napi Sayed Mohammed Said menunjukkan petugas pintu masuk ke terowongan yang digunakan kabur.
Napi Sayed Mohammed Said menunjukkan petugas pintu masuk ke terowongan yang digunakan kabur.

Ambros Boli

Dua ratus polisi, petugas penjara dan napi menjadi bagian dari rekonstruksi TKP tersebut.

"Dari blok D (penjara Kerobokan), mereka naik ke atap dan keluar lalu turun dan menggali lubang di belakang klinik," kata Inspektur Polisi Ruddy Setyawan.

"Mereka membersihkan air dari lubang itu -saat itu hujan sedang turun."

Polisi mengatakan bahwa keempat napi tersebut kabur dari sel mereka pada pukul 10:00 malam dan berada di luar penjara sejak pukul 2:30 pagi keesokan harinya.

"Setelah mereka keluar dari penjara, mereka mengganti pakaian yang mereka bawa dari dalam penjara," kata Inspektur Setyawan.

Napi Australia, Shaun Davidson, dan napi Malaysia, Tee Kok King masih dalam pelarian, lebih dari tiga minggu sejak kabur dari Kerobokan.

Sayed Mohammed Said (depan) dan Dimitar Nikolove (belakang) di Bandara Ngurah Rai dalam rekonstruksi TKP.
Sayed Mohammed Said (depan) dan Dimitar Nikolove (belakang) di Bandara Ngurah Rai dalam rekonstruksi TKP.

Ambros Boli

Davidson hanya punya beberapa bulan lagi untuk menjalani hukuman satu tahunnya atas tuduhan menggunakan paspor orang lain, tapi di saat yang sama ia juga menghadapi dakwaan di Perth.

Keempat napi tersebut melarikan diri dengan menggunakan saluran pembuangan lama dan terowongan sepanjang 15 meter, yang juga diyakini telah digunakan untuk lalu lintas obat-obatan terlarang dari dan ke dalam serta luar penjara.

Penjara Kerobokan dibangun pada akhir tahun 1970an untuk menampung sekitar 300 tahanan namun kini memiliki lebih dari 1.300 napi laki-laki.

Program Koresponden Luar Negeri ABC baru-baru ini mengabadikan kehidupan di penjara sesak -yang juga merupakan rumah tahanan bagi Matthew Norman dan Si Yi Chen, keduanya adalah anggota geng Bali Nine -ini selama lebih dari seminggu.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Diterbitkan: 16:30 WIB 13/07/2017 oleh Nurina Savitri.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar