Jumat, 28 Juli 2017

Dua kekuatan politik berhadapan di pengambilan keputusan legislatif

Jumat, 14 Juli 2017 12:42

Anggota DPR RI, TB Hasanudin. Foto: elshinta.com/Dody Anggota DPR RI, TB Hasanudin. Foto: elshinta.com/Dody
Ayo berbagi!

Anggota DPR RI, TB Hasanudin mengatakan, peta kekuatan politik 2019 tidak akan jauh beda dengan peta politik di 2014. Hal ini terlihat dari komposisi pengambilan keputusan di lembaga legislatif.

"Terakhir dalam persoalan pro-kontra terhadap Perppu Nomor 2 Tahun 2017," katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/7).

Dijelaskannya, satu pihak adalah PDI Perjuangan, Partai Golkar, PKB, Hanura, Nasdem dan PPP, dan pihak lain adalah PKS, Gerindra, PAN dan Demokrat. Ini juga terlihat dalam Pilkada DKI Jakarta dan Pilkada serentak 2017. Dalam hal rencana pemindahan ibu kota, PAN tidak mendukung rencana pemerintah.

"Dua kekuatan pada Pilpres 2014, antara pendukung Joko Widodo dan Prabowo Subianto, akan mengkristal. Pilpres 2019 akan tetap menjadi pertarungan dua kubu yaitu KIH plus versus KMP minus. KIH Plus artinya, plus Golkar dan PPP," paparnya. (dody/Der) 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar