Minggu, 19 November 2017

Awasi pilgub Jabar, Bawaslu rekrut mahasiswa

Jumat, 14 Juli 2017 15:36

Foto: Tita Sopandy Foto: Tita Sopandy
Ayo berbagi!

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, merekrut mahasiswa untuk berpartisipasi dalam pengawasan Pilgub Jawa Barat dan Pilkada serentak 2018. Keterlibatan mahasiswa ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengawasan pemilu.

Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto mengatakan, bahwa perekrutan itu disebut dengan gerakan satu juta mahasiswa, dan akan dibentuk sekitar awal Agustus mendatang, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Jumat (14/7).

Mereka difungsikan sebagai relawan yang menjadi corong, mata, dan telinga Bawaslu di lapangan.

Pesta Demokrasi 2018 ini diharapkan menjadi media bagi mahasiswa untuk menerapkan perannya sebagai agen perubahan.

"Tahap awal BEM se-Jawa Barat akan dikumpulkan, selanjutnya mereka diarahkan untuk menjadi relawan yang akan mengawasi pelaksanaan Pilgub Jabar dan Pilkada serentak hingga ke tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS)," ujarnya ketika Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pengenalan Kelembagaan Pengawas Pemilu di Karawang.

Menurutnya, pengawasan untuk pesta Demokrasi mendatang akan lebih mengakar, sebab pada saat pemungutan suara terdapat satu pengawas untuk satu TPS. Selain itu, untuk memaksimalkan anggota Panwaslu dan Panwascam. 

Keterlibatan mahasiswa dan partisipasi masyarakat pada Pilkada 2018, sangat diperlukan karena banyak aspek yang tidak bisa dijangkau oleh Bawaslu, salah satunya mengenai lalu lintas informasi di dunia maya. Pihaknya tidak bisa memantau satu persatu media sosial seperti facebook dan lain-lain, makanya pengawasan ada dalam partisipasi masyarakat meskipun menurut Harminus, pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi untuk pengawasannya.

Penulis: Angga Kusuma.

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar