Jumat, 28 Juli 2017

Ratusan becak disiapkan untuk acara `Surabaya Cross Culture International 2017`

Jumat, 14 Juli 2017 15:55

Ayo berbagi!

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya menyiapkan ratusan becak untuk arak-arakan para peserta pada kegiatan "Surabaya Cross Culture International 2017" dari berbagai negara dengan rute Taman Bungkul menuju Tugu Bambu Runcing pada Minggu (16/7).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Widodo Suryantoro, di Surabaya, Jumat (14/7), mengatakan agenda tahunan Pemkot Surabaya ini dikemas lebih menarik dan lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Mulai Minggu (16/7) hingga Kamis (20/7), Warga Kota Surabaya bisa menyaksikan langsung ragam kebudayaan berupa kostum dan seni tari-tarian dari beberapa negara di dunia dan juga beberapa daerah di Indonesia," katanya.

Widodo mengatakan total peserta "Cross Culture" tahun ini mencapai 1.260 peserta dari berbagai negara dan kota-kota di Indonesia. Mereka berasal dari Slovakian, Lithuania, Polandia Kanada, Rusia, China, Thailand juga Guangzhou. Sementara dari Indonesia ada dari Bali, Jawa Barat, Jogjakarta, Aceh, Jakarta dan Surabaya selaku tuan rumah.

"Mereka akan menampilkan kreasi seni bertema Folk Art Festival," ujarnya.

Menurut dia, pada Minggu (16/7), sebanyak 224 peserta dan partisipan akan diarak dari kawasan Taman Bungkul menuju Tugu Bambu Runcing dengan menaiki becak.

Tentunya, lanjut dia, becak yang disiapkan tersebut sudah dihias sedemikian rupa. "Satu becak dinaiki oleh satu pasangan. Nantinya dari Taman Bungkul, sampai Tugu Kerapan Sapi belok kanan lalu finish di Tugu Bambu Runcung. Nah, di sana mereka akan perform tari-tarian khas masing-masing," ujarnya.

Melalui agenda tahunan ini, Widodo berharap ada dua manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat Surabaya yakni adanya transfer pengetahuan dalam hal kreasi kesenian.

"Dengan seniman luar yang punya inovasi bagus dalam seni datang ke sini, kita bisa dapat referensi. Sanggar-sanggar tari juga mendapatkan transfer kreasi seni," ujarnya.

Selain itu, kata dia, agenda "Cross Culture" ini diharapkan bisa menjadi destinasi wisata baru di Surabaya. Masyarakat luar kota dan juga mancanegara, nantinya punya tujuan baru untuk datang ke Surabaya.

"Dalam ini kami bekerja sama dengan pihak hotel dan travel di Surabaya. Kami konsisten menyelenggarakan acara ini. Ini bagus bagi Surabaya," ujarnya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar