Senin, 18 Juni 2018 | 08:44 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Kemlu upayakan perlindungan bocah WNI ditemukan di Turki

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Redaksi.
Foto: Redaksi.
<p>Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengajukan akses kekonsuleran kepada otoritas Turki terhadap seorang WNI berumur 15 tahun yang ditemukan oleh aparat keamanan Turki di perbatasan Turki dan Suriah.<br><br>"Betul bahwa KBRI Ankara mendapatkan notifikasi dari Pemerintah Turki bahwa ditemukan di sebuah rumah yang digerebek oleh aparat keamanan Turki seorang WNI berusia 15 tahun, di bawah umur," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal di Jakarta, Jumat (14/7).<br><br>Saat ini, WNI berinisial T tersebut berada di panti sosial di Adana, suatu kota di perbatasan di Turki. Iqbal mengatakan pemerintah sudah melakukan komunikasi langsung dengan WNI tersebut, dan dengan panti sosial serta otoritas Turki.<br><br>"Kami segera akan mendapatkan akses kekonsuleran kepada WNI tersebut karena ini kelompok rentan, di bawah umur. Kami juga akan segera memberikan perlindungan yang diperlukan termasuk kemungkinan untuk segera memulangkannya ke Indonesia," kata Iqbal.<br><br>Menurut catatan dari Kemenlu, orang tua WNI tersebut beserta sang adik perempuannya sudah kembali ke Indonesia setelah dideportasi oleh Turki pada akhir Januari 2017. Iqbal menerangkan mereka berangkat ke Turki dengan maksud untuk menyeberang ke Suriah. <br><br>WNI di bawah umur tersebut dinikahkan secara Islam di bawah tangan dengan warga negara Turki, sebelum kepulangan orang tuanya. Iqbal mengatakan laki-laki yang menjadi suami WNI tersebut sudah berada di bawah pemantauan aparat keamanan Turki. <br><br>Kemlu akan melibatkan Komnas Perlindungan Anak untuk menangani kasus tersebut, karena dipandang sebagai pernikahan di bawah umur. "Kami sedang lihat apakah pernikahan di bawah umur diizinkan di Turki," kata Iqbal.<br><br>Orang tua dari WNI tersebut sudah berada di database Kemenlu, BNPT dan Densus 88. Sejak 1 Januari 2015, jumlah WNI yang dideportasi dari Turki sebanyak 430 orang, di mana 157 di antaranya adalah anak-anak, 146 perempuan dan sisanya laki-laki.<br><br>Para WNI yang dipulangkan tersebut berniat masuk ke Turki untuk menyeberang ke Suriah. Mereka ditemukan oleh aparat keamanan Turki di perbatasan negara tersebut. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 18 Juni 2018 - 08:15 WIB

Loew akui Jerman bermain buruk saat hadapi Meksiko

Event | 18 Juni 2018 - 07:45 WIB

Jerman kalah 0-1 atas Meksiko

Event | 18 Juni 2018 - 07:34 WIB

Gol semata wayang Kolarov berikan Serbia poin penuh

Event | 18 Juni 2018 - 07:23 WIB

Rusia nilai Mesir ancaman terbesar penyisihan grup

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com