Jumat, 28 Juli 2017

Masih kurang fit, Novanto penuhi panggilan KPK

Jumat, 14 Juli 2017 20:14

Ayo berbagi!

Meski belum pulih benar dari sakit, Ketua DPR RI Setya Novanto memenuhi panggilan penyidik KPK untuk dimintai keterangan TSK kasus e-ktp Andi Agustinus alias Andi Narogong, di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan pagi tadi.

Dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner hitam, Setya Novanto yang ditemani oleh Sekjen Idrus Marham dan Ketua DPP Partai Golkar Yahya Zaini, tiba di Gedung KPK pada pukul 10.00 WIB.

Sebelum memasuki gedung KPK, Novanto sempat menyapa para pewarta yang telah menunggunya sejak pagi hari. "Saya masuk dulu ya, nanti-nanti", kata Ketua Umum Partai Golkar tersebut kepada sejumlah wartawan, termasuk Reporter elshinta, Supriyarto Rudatin

Berdasarkan jadwal atau agenda yang diumumkan KPK, Setya Novanto hari ini akan dimintai keterangan tambahan untuk TSK kasus E-KTP Andi Narogong.

Dalam persidangan di Tipikor sebelumnya, Andi membantah semua keterangan tersangka kasus E-KTP lainnya yaitu Irman dan Sugiharto, yang mengaku bertemu dengan Setya Novanto di beberapa tempat, untuk membahas proyek E-KTP.

Andi Narogong yang dikenal sebagai sutradara kasus E-KTP mengaku 2 kali bertemu Setya Novanto yang saat itu menjabat senagai Bendahara Umum Partai Golkar, untuk menawarkan kaos dan atribut Partai Golkar untuk kampanye yang sayangnya di tolak Novanto dengan alasan penawarannya terlalu mahal.

Pernyataan Andi Narogong juga diperkuat oleh saksi kunci kasus E-KTP Paulus Tanos, saat bersaksi melalui telekonference dari Singapura, untuk pengadilan tipikor Jakarta.

Paulus Tanos mengaku dalam 2 kali pertemuan dengan Setya Novanto yang di gagas oleh Andi Narogong, tidak menghasilkan apa-apa alias sia-sia karena Setya Novanto tidak mau bicara bahkan terkesan menghindar saat dirinya menanyakan proyek E-KTP.

Paulus Tanos bahkan mengaku kecewa dengan Andi Narogong yang menginisiasi pertemuan dengan Setya Novanto, karena Andi tidak pernah ikut menemui Setya Novanto. Paulus Tanos bahkan menuding Andi Narogong mencatut nama Setya Novanto dengan mengaku-ngaku kenal dekat, agar perusahaannya dapat ikut tender Proyek E-KTP.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar