Minggu, 24 September 2017

Kemenlu: "Deklarasi Kairo" Berbeda Dengan "Pernyataan Bersama Tiongkok-Inggris"

Jumat, 14 Juli 2017 23:00

Ayo berbagi!
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang dalam jumpa pers kemarin (13/7) di Beijing menyatakan, Deklarasi Kairo telah menyediakan dasar hukum internasional bagi Tiongkok untuk merebut kembali Taiwan beserta pulau-pulau yang berafiliasi, maka mempunyai arti sejarah dan realitas yang mendalam, sifatnya berbeda sama sekali dengan Pernyataan Bersama Tiongkok-Inggris.

Diberitakan, pihak penguasa Taiwan akan mencoret isi yang berkaitan dengan Deklarasi Kairo dalam naskah mata pelajaran ilmu sosial SMA yang akan diterapkan pada tahun 2019, mata pelajaran sejarah yang baru tidak akan menguraikan status Taiwan dengan berdasarkan Deklarasi Kairo.

Mengenai hal tersebut, Geng Shuang menyatakan, Taiwan adalah bagian yang tak terpisahkan dari wilayah Tiongkok, kedaulatan dan keutuhan wilayah Tiongkok tidak boleh dipisahkan. Deklarasi Kairo telah menyediakan dasar hukum internasional bagi Tiongkok untuk merebut kembali Taiwan beserta pulau-pulau berafiliasi yang dirampas oleh militerisme Jepang, Deklarasi Kairo adalah dokumen hukum internasional yang diakui umum dan juga merupakan hasil penting yang dicapai dalam perang dunia anti Fasis, menyediakan dasar penting bagi masyarakat internasional untuk menegakkan tata tertib internasional pasca Perang Dunia Kedua, mempunyai arti sejarah dan realitas mendalam.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar