Selasa, 19 Juni 2018 | 07:51 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Narkoba tidak kalah berbahaya dari terorisme

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
<p>Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan ancaman narkoba bagi masyarakat tidak kalah berbahaya jika dibandingkan dengan terorisme.</p><p> "Antara terorisme dan narkoba, dua-duanya perlu diwaspadai. Tapi yang sangat disayangkan terorisme yang lebih dibesar-besarkan, padahal narkoba tidak kalah berbahaya karena sudah sampai dimana-mana," ujar dia di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (14/7)&nbsp;malam.</p><p> Lebih lanjut mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu menjelaskan bahwa setiap tahunnya, sebanyak 15 ribu orang Indonesia meninggal akibat narkoba.</p><p> "Dan jumlah yang meninggal ini setiap tahun meningkat terus. Sementara korban bom dari dulu hingga sekarang tidak sampai 1.500 orang. Ini makanya saya katakan narkoba juga menjadi ancaman besar bagi kita," ungkap dia.</p><p> Apalagi, saat ini menurut Gatot Nurmantyo, persebaran obat-obatan terlarang di Tanah Air ini masif, sudah mencapai kawasan perkebunan dan daerah terluar Indonesia.</p><p> "Dari Tiongkok masuk ke Indonesia menurut informasi itu 250 ton sabu. Satu ton sabu itu bisa dikonsumsi untuk lima juta orang. Ini ancaman berat bagi kita," tutur dia.</p><p> "Makanya dua tahun yang lalu, kami punya hukuman tambahan bagi anggota TNI yang terlibat narkoba, yaitu langsung dipecat. Bayangkan saja, kalau sedang sakau dan latihan menembak siapa pun bisa jadi korban, daripada seperti itu saya pecat saja," ungkap dia.</p><p> Terkait dengan penanganan narkoba ini, Panglima TNI juga menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menggagalkan penyelundupan satu ton sabu di wilayah Serang, Banten, pada Kamis.</p><p> "Saya apresiasi kepolisian dan BNN, pengungkapan jumlah sabu itu terbesar selama Indonesia berdiri," kata dia. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com