Senin, 18 Juni 2018 | 14:24 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Menkominfo tegaskan situs Telegram diblokir karena disalahgunakan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara
<p>Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan pemblokiran situs Telegram didasari alasan dan bukti yang kuat karena telah disalahgunakan untuk penyebaran ajaran radikal yang mengarah pada terorisme.</p><p> "Kami punya bukti yang kuat, ada lebih dari 500 halaman, mulai dari ajaran radikal, cara membuat bom, ajakan membenci aparat kepolisian, banyak!" kata Rudiantara di Pesawat Kepresiden Boeing 737-400 TNI AU, Sabtu (15/7). </p><p> Lebih lanjut, Menkominfo menjelaskan bahwa pemblokiran Telegram telah dikonsultasikan dan atas persetujuan tiga institusi, yakni Kemkominfo, Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).</p><p> "Jadi kita tidak asal take down, BIN dan BNPT juga menyetujui situs ini diblokir," kata dia.</p><p> Rudiantara menambahkan, dibandingkan penyedia fasilitas pesan instan dan media sosial lainnya, situs Telegram dianggap tidak memiliki prosedur pengaduan yang efektif sehingga menyulitkan komunikasi apabila pihaknya mendapatkan konten pesan yang berbahaya.</p><p> "Lain, misalnya, Twitter punya kantor di Jakarta, Facebook setidaknya ada di Singapura, dan semuanya bisa kita hubungi jika ada konten yang bermasalah," kata dia.</p><p> Oleh karena itu, Menkominfo juga telah meminta Telegram untuk membuat standar operasional prosedur (SOP) penanganan konten-konten radikalisme.</p><p> "Kalau mereka sudah buat SOP-nya bisa kita review untuk membatalkan pemblokiran," kata dia.</p><p> Kemkominfo pada Jumat (14/7) telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap sebelas Domain Name System (DNS) milik Telegram yang semula dapat diakses melalui PC. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 18 Juni 2018 - 14:14 WIB

Pelajar asal Bondowoso tenggelam di Pantai Payangan

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 13:59 WIB

Mendagri: Pelantikan Iriawan tidak langgar Undang-Undang

Lingkungan | 18 Juni 2018 - 13:35 WIB

Sampah wisatawan kotori jalur wisata Anyer-Tanjung Lesung

Musibah | 18 Juni 2018 - 13:23 WIB

Bocah perempuan tewas terseret arus di lokasi wisata

Event | 18 Juni 2018 - 13:12 WIB

Panama: Kami bukan favorit tapi apa pun bisa terjadi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com