Sabtu, 23 September 2017

HTI merasa menjadi target pertama Perppu Ormas

Sabtu, 15 Juli 2017 11:14

Foto: Antara Foto: Antara
Ayo berbagi!

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentag Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) bersifat umum, namun merasa menjadi target pertama dari pemberlakuan peraturan itu.

"HTI menilai secara legal formal Perppu Ormas bersifat general, tapi kami sudah merasa, yang pertama dibidik tentu HTI," kata juru bicara HTI Ismail Yusanto dalam diskusi mengenai Perppu Ormas di Jakarta, Sabtu (15/7).

Ismail menyatakan organisasinya tidak anarkis atau melakukan gerakan separatis.

"Kami tidak menyolong duit rakyat, tidak anarkis, bukan gerakan separatis," kata Ismail.

HTI, menurut dia, bahkan pernah mendapat penghargaan dari kepolisian sebagai organisasi yang paling tertib saat menyampaikan pendapat di muka umum.

Ismail menekankan bahwa hingga saat ini HTI masih berbadan hukum dan menyayangkan langkah pemerintah mengirim radiogram ke para kepala daerah untuk mengawasi dan melarang kegiatan HTI.

"Ini kan tidak pada tempatnya. Organisasi yang masih sah dan berlaku seolah sudah dibubarkan. Kami di daerah itu dianggap tidak legal, kami merasa dipersekusi," kata Ismail. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar