Kamis, 21 Juni 2018 | 04:07 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

PLTGU Tambak Lorok dijadwalkan beroperasi pertengahan 2020

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
<p>PT Indonesia Power, anak perusahaan PT PLN (Persero), akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Blok 3 Tambak Lorok di Semarang, Jawa Tengah, yang menurut rencana mulai dioperasikan mulai tahun 2020.</p><p>"Pembangkit listrik yang mulai beroperasi pada pertengahan 2020 ini akan menambah daya 780 MW atau setara dengan memasok lima juta rumah tangga," kata Direktur Utama Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani dalam siaran pers perusahaan Sabtu (15/7).</p><p>"Pembangkit ini merupakan implementasi program pemerintah 35.000 MW," katanya mengenai proyek pembangunan pembangkit listrik berkapasitas daya 780 MW dengan nilai Rp4,8 triliun itu.</p><p>Dengan asumsi produksi PLTGU Blok 3 Tambak Lorok mencapai 3,7 GWh per tahun, ia menjelaskan, maka akan diperoleh penghematan pemakaian bahan bakar sampai Rp581 miliar per tahun.</p><p>Pekerjaan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (Engineering, Procurement, and Contruction/EPC) pembangkit akan dilakukan Konsorsium GE Power, Marubeni Corporation, dan PT Hutama Karya (Persero).</p><p>Pada Jumat (14/7), dilakukan penandatanganan kontrak EPC PLTGU Blok 3 Tambaklorok oleh Direktur Utama Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani,&nbsp;Senior Operating Officer&nbsp;Marubeni Corporation Takashi Fujinaga, Direktur Operasi Hutama Karya Suroto, dan&nbsp;Regional General Manager&nbsp;GE Gas Power Systems GE Power Venkat Kannan disaksikan oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir.</p><p>Sesuai kontrak, pekerjaan EPC pembangkit, yang berperan sebagai&nbsp;load follower, akan dilakukan selama 28 bulan, operasi dijadwalkan bisa mulai pada April 2020.</p><p>Menurut Sripeni, proyek berada di lahan pembangkit yang sudah ada sehingga tidak ada kendala dalam proses perizinan dan pembebasan lahan.</p><p>Ia juga mengatakan PLTGU Blok 3 Tambak Lorok akan menjadi proyek pembangkit gas terbesar yang dikembangkan Indonesia Power. "Turbin gas ini merupakan paling efisien di dunia," ujarnya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 20 Juni 2018 - 21:59 WIB

Messi akan tebus kesalahan saat lawan Kroasia

Event | 20 Juni 2018 - 21:47 WIB

Panama nilai Belgia lebih berbahaya daripada Inggris

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:37 WIB

Simpang Gadog mulai lancar

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:28 WIB

Dishub awasi kapal cepat lebihi kapasitas

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:16 WIB

Kemenhub imbau maskapai dalam negeri akses penerbangan perintis

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:05 WIB

Kemenhub sambut positif pencabutan `EU Flight Ban`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com