Selasa, 19 Juni 2018 | 04:03 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Turki memperingati setahun sejak upaya kudeta

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Berbagai acara akan digelar di Turki untuk memperingati setahun upaya kudeta yang gagal, yang menewaskan 260 orang dan melukai 2.196 orang. </p><p>Faksi militer berusaha merebut kekuasaan dari Presiden Recep Tayyip Erdogan namun upaya tersebut gagal. </p><p>Sejak kudeta, pemerintah telah memecat lebih dari 150.000 pegawai dari institusi negara dalam pembersihan yang masih terus berlanjut sampai malam peringatan setahun kudeta. </p><p>Pemerintah menolak kecaman, dan mengatakan mereka harus membersihkan pendukung kudeta. </p><p>Namun upaya pembersihan tersebut, selain juga 50.000 penahanan, telah menguatkan oposisi. </p><p>Kritik terhadap Erdogan mengatakan bahwa pemecatan tersebut adalah cara untuk membungkam perbedaan pendapat dalam politik, dan minggu lalu ratusan ribu orang berkumpul di Istanbul, di akhir aksi pawai keadilan sepanjang 450km untuk menentang pemerintah. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40581774">Erdogan: Tak masalah jika Uni Eropa tidak menerima keanggotaan Turki</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40550752">Pawai Keadilan di Turki berakhir dengan aksi massal di Istanbul</a></li> </ul><p>Inisiator acara tersebut, politisi oposisi Kemal Kilicdaroglu, mengecam kudeta namun mengatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh Erdogan sejak kudeta mirip seperti 'kudeta kedua'. </p><p>Presiden mengumumkan bahwa mereka yang berpartisipasi dalam pawai keadilan tersebut mendukung terorisme. </p><p>Aksi-aksi besar berlangsung pada Sabtu, dan Presiden Erdogan akan berpidato di parlemen pada jam yang sama saat dibom. </p><p>Hari itu sudah dinyatakan sebagai libur tahunan. </p><p>Erdogan juga akan menghadiri aksi di Istanbul di jembatan yang menyeberangi Bosphorus, tempat warga mencegat tentara. </p><p>Pemerintah Turki menuduh gerakan pengikut setia ulama Fethullah Gulen yang melakukan plot untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Juli 2016 lalu. </p><p>Gulen, yang berada di Amerika Serikat, membantah keterlibatannya. Washington sejauh ini menolak tuntutan dari pemerintah Turki untuk mengekstradisi ulama itu. </p><p>Istanbul kini penuh dengan billboard raksasa yang memperingati setahun upaya kudeta dan poster yang menunjukkan orang-orang yang mencegat tentara pro-kudeta. </p><p>Menurut wartawan BBC Mark Lowen, ingatan akan upaya kudeta setahun lalu membelah negara itu. Sebagian melihatnya sebagai kelahiran kembali Turki, namun yang lain tidak melihatnya seperti itu. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com