Selasa, 17 Juli 2018 | 18:05 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Sejumlah desa di Barito Utara dilanda banjir

Sabtu, 20 2015 - 03:40 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi elshinta.com
Foto: Ilustrasi elshinta.com
<p>Sejumlah desa berada di dataran rendah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mulai terendam banjir akibat meluapnya aliran Sungai Barito di akibat hujan dengan curah yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di wilayah itu.</p><p> "Saat ini banjir mulai merendam jalan kawasan tempat tinggal kami di Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru," kata seorang warga Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru Irwansyah, Minggu (16/7).</p><p> Kelurahan Jambu yang terendam banjir yakni di Manggala RT 05, RT 06 dan RT 07 dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 50 centimeter.</p><p> "Banjir mulai menggenang kawasan ini sejak Minggu pagi tadi dan hingga kini air terus naik secara perlahan. Saat ini warga mulai berkemas-kemas untuk mengangkut sejumlah barang rumah tangga ke tempat yang lebih aman dari banjir musiman ini," kata Irwansyah.</p><p> Selain di wilayah Kecamatan Teweh Baru, banjir juga melanda wilayah Kelurahan Lahei I RT 3 dan RT 4 Kecamatan Lahei dengan ketinggian banjir antara 50 - 60 Cm, kedua kawasan itu berada di dataran rendah sehingga cepat dilanda banjir.</p><p> "Banjir di daerah tempat tinggal kami setinggi lutut orang dewasa dan air terus naik diperkirakan banjir sudah sampai masuk rumah pada tengah malam nanti," kata Ari Sandy warga Kelurahan Lahei I RT 3 Kecamatan Lahei.</p><p> Menurut dia, banjir di wilayah Kelurahan Lahei I ini merupakan daerah paling parah dilanda banjir karena kawasannya di dataran rendah, kemungkinan besok banjir meluas dan juga merendam kawasan Kelurahan Lahei II di RT 1.</p><p> "Banjir kali ini sangat cepat naiknya dan diperkirakan terus naik," katanya.</p><p> Kawasan yang terendam banjir musiman ini selain merendam sejumlah desa di Kecamatan Lahei dan Teweh Baru juga dipastikan merendam sejumlah kawasan yang berada pada pinggiran Sungai Barito juga di Kecamatan Teweh Tengah dan Montallat.</p><p> Naiknya permukaan air Sungai Barito sepanjang 900 kilometer yang kawasan hulunya berada di wilayah Kabupaten Murung Raya, Kalteng dan bermuara di laut Jawa, ini juga telah mengganggu transportasi sungai terutama angkutan kapal dan tongkang bertonase besar.</p><p> "Semua angkutan tambang dan kayu dilarang berlayar melewati jembatan karena permukaan air Sungai Barito di atas normal sejak Minggu pagi," kata Kepala UPTD Dermaga Muara Teweh pada Dinas Perhubungan Barito Utara, Muhammad Nurdin.</p><p> Kenaikan debit air di pedalaman Sungai Barito itu akibat curah hujan yang cukup tinggi terutama di wilayah utara Kabupaten Murung Raya dan sebagian lainnya karena air sungai meluap di kawasan Kabupaten Barito Utara.</p><p> Ketinggian air permukaan Sungai Barito pada Minggu pagi yang tercatat di skala tinggi air (STA) Muara Teweh mencapai 12.00 meter menunjukkan angka di atas normal sehingga tongkang dan kapal besar tidak bisa melintas di bawah jembatan sepanjang 270 meter yang dibangun pada 1990 itu.</p><p> "Untuk sementara transportasi sungai khususnya angkutan kapal bertonase besar dihentikan sampai kondisi air sungai turun minimal batas STA 11,50 meter," ujarnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:56 WIB

Anak sapi berkepala dua sempat diberi susu bubuk

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:45 WIB

Wapres JK: Pemerintah optimistis divestasi Freeport lancar

Politik | 17 Juli 2018 - 17:37 WIB

Ngogesa Sitepu tetap berpihak kepada rakyat Sumut

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:23 WIB

Calon jamaah Haji embarkasi Palembang mulai masuk asrama Haji

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:17 WIB

Visa 280 kloter jamaah sudah selesai

Politik | 17 Juli 2018 - 17:07 WIB

Ketum RMI berharap Cak Imin jadi cawapres Jokowi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com