Kamis, 27 Juli 2017

Harga elpiji 3 kg di Karawang lebihi HET

Senin, 17 Juli 2017 06:14

Ayo berbagi!

Forum Perlindungan Konsumen Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan, gas elpiji bersubsidi tiga kilogram di Karawang banyak yang dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET).

"Pendistribusian elpiji bersubsidi nyaris tidak terkontrol oleh pemerintah kabupaten, Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas), serta Pertamina," kata Ketua Forum Perlindungan Konsumen setempat Eddy Djunaedy, di Karawang, Minggu (16/7).

HET elpiji tiga kilogram yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang sebenarnya mencapai Rp16.000 per tabung. Tetapi di lapangan, tidak ada konsumen atau masyarakat miskin yang membeli elpiji tiga kilogram sesuai dengan harga eceran yang telah ditetapkan itu.

"Di Karawang, konsumen harus membeli elpiji tiga kilogram Rp20.000-25.000 per tabung. Bahkan di waktu tertentu, saat terjadi kelangkaan elpiji tiga kilogram, masyarakat harus membeli dengan harga tinggi, Rp29.000-30.000 per tabung," sebutnya.

Ia mengatakan, Pemkab Karawang, Hiswana Migas, dan pihak Pertamina harus bertanggung jawab atas tingginya harga pembelian elpiji tiga kilogram.

Mereka harus bertanggungjawab mengembalikan hak konsumen, yakni mendapatkan elpiji bersubsidi tiga kilogram sesuai dengan HET.

"Tentunya ini berkaitan dengan lemahnya pengawasan pihak Pemkab, Pertamina dan Hiswana Migas. Jika pengawasannya bagus, tentu tidak akan ada penjualan elpiji bersubsidi di atas HET," tandas Eddy.

Fungsi pengawasan pendistribusian elpiji bersubsidi tiga kilogram selama ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sehingga regulasi Mendagri dan Menteri ESDM yang menghasilkan HET di tingkat konsumen tidak pernah berjalan di lapangan.

Sementara itu, pada tahun ini, pemerintah berencana menambah alokasi belanja subsidi elpiji 3 kilogram menjadi Rp40,5 triliun dari sebelumnya Rp22 triliun.

Penambahan subsidi itu dinilai hanya akan menguntungkan oknum-oknum tertentu. Sedangkan masyarakat yang berhak tetap saja tidak merasa menikmati subsidi tersebut. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar