Sabtu, 23 September 2017

BPBD Murung Raya: 21 desa masih terendam banjir

Senin, 17 Juli 2017 13:06

Ayo berbagi!

Sebanyak 21 desa dan kelurahan yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, masih terendam banjir akibat meluapnya Sungai Barito sejak dua hari terakhir.

"Meski ketinggian banjir pada hari kedua ini cenderung turun sekitar 20 centimeter namun sebagian besar desa dan kelurahan masih terendam banjir," kata Kepala Seksi Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Murung Raya, Robiyanor di Puruk Cahu, Senin (17/7).

Kecamatan yang masih teredam banjir itu di antaranya satu desa di Kecamatan Pertama Intan, Kecamatan Murung dan Laung Tuhup masing-masing lima desa dan dua kelurahan, Kecamatan Barito Tuhup Raya ada tiga desa dan Kecamatan Sumber Barito ada dua desa.

Daerah yang paling parah terendam banjir dengan ketingiaan air sekitar 1 meter lebih terjadi di Desa Sumpoi, Puruk Cahu Seberang dan Juking Pajang di wilayah Kecamatan Murung serta Kelurahan Muara Laung I, Muara Laung II dan Muara Teweh Kecamatan Laung Tuhup.

"Akibat banjir di sejumlah desa di dua kecamatan ini, ribuan jiwa warga terkena dampak banjir dan terpaksa mengungsi ke tempat yang aman atau ke tempat kerabat yang tidak dilanda banjir," katanya.

Dia mengatakan selain rumah juga puluhan tempat ibadah dan sarana pendidikan serta kesehatan yang teredam banjir dengan ketinggian banjir di dalam rumah atau bangunan antara 20 centimeter hingga 80 cm.

Saat ini Tim Reaksi Cepat BPBD Murung Raya telah melakukan pemantauan di lapangan uhtuk memberikan bantuan serta mendata korban yang kena dampak banjir.

"Sampai saat ini nilai kerugian harta benda masih kami himpun, sedangkan korban jiwa masih belum ada," kata Robiyanor.

Kabupaten Murung Raya merupakan kabupaten paling utara di Kalteng dan merupakan wilayah pedalaman Sungai Barito. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar