Jumat, 22 Juni 2018 | 14:29 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Yang bisa dilakukan orang tua ketika anak jadi korban bully

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Ilustrasi. Foto: Istimewa
<p>Anak siapapun bisa saja menjadi korban bully rekan sebayanya atau bahkan orang di sekitarnya. Lantas apa yang bisa orang tua lakukan jika anak mereka menjadi korban bully?</p><p>Psikolog anak dan keluarga Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psi. mengatakan hal pertama yang perlu dilakukan adalah menenangkan anak.</p><p>"Tenangkan, tanamkan pada anak bahwa dia tetap dicintai dan berharga (karena perlakuan bully membuat anak merasa tak berdaya dan tak berguna)," tutur dia, Senin (17/7). </p><p>Kemudian, yakinkan anak bahwa orang-orang di sekililingnya seperti keluarga, kerabat dan lainnya dapat membantu dan melindunginya. Beri anak keyakinan kejadian seperti ini tak akan terulang kembali. </p><p>"Yakinkan bahwa banyak pihak yang dapat membantunya dan pastikan perlindungan bahwa ini tidak akan terjadi lagi," kata Vera. </p><p>Mengenai terjadinya kasus bully yang belakangan terjadi kembali dan menjadikan seorang mahasiswa berkebutuhan khusus, Vera menyoroti pengasuhan keluarga pada pelaku. </p><p>"Yang bisa dilihat di kasus ini, para pelaku (dan juga para saksi yang membiarkan) kurang tertanam di dalam diri mereka tentang toleransi terhadap perbedaan dan kurang berempati jadinya," kata dia. </p><p>Menurut Vera, toleransi bukan hanya sebatas perbedaan keyakinan, tapi juga perbedaan kondisi dalam hal ini anak_anak yang punya kebutuhan khusus atau punya keterbatasan tertentu.</p><p>Dia mengatakan, media atau internet tidak bisa serta merta disalahkan dalam hal ini. Orang tua harus berintrospeksi apakah pengasuhan dan pendidikan yang diberikan selama ini sudah tepat pada anak, terutama menyangkut perlakuan pada mereka yang berkebutuhan khusus. </p><p>Tentunya, hal ini juga tak terlepas dari peran pihak di lembaga pendidikan tempat anak menimba ilmu. </p><p>"Kita tidak bisa menyalahkan media/internet saja dalam hal ini tapi juga menjadi bahan instropeksi bagi orangtua dan juga lingkungan pendidikan tentang bagaimana seharusnya membimbing anak agar dapat berperilaku manusiawi dan bijak di dalam lingkungan yang inklusif," ujar Vera. </p><p>Terkuaknya kembali kasus bullying ini setelah sebuah video memperlihatkan seorang mahasiswa dibully oleh rekan-rekannya viral sejak pekan lalu </p><p>Menurut kabar, korban merupakan mahasiswa sebuah universitas swasta di kawasan Depok dan dia berkebutuhan khusus. </p><p>Dalam video itu sekelompok orang tampak menahan laju seorang pria berjaket abu-abu dengan menarik tas ranselnya. Korban tidak bisa berjalan karena tindakan itu. </p><p>Karena kesal, korban akhirnya melempar tempat sampah ke arah orang yang mengganggunya. </p><p>Di sisi lain, orang-orang di sekitarnya tak terlihat membantu korban, mereka hanya diam terpaku. Sebagian bahkan terdengar meneriaki korban. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 14:28 WIB

32.000-an penumpang ke Jakarta melalui Terminal Kalideres

Kecelakaan | 22 Juni 2018 - 14:14 WIB

Luhut: Musibah Danau Toba karena kurang disiplin

Ekonomi | 22 Juni 2018 - 13:58 WIB

Kereta tambahan Lebaran disiagakan hingga 26 Juni

Amerika | 22 Juni 2018 - 13:45 WIB

Kremlin nantikan kunjungan ajudan Trump di Moskow

Pilkada Serentak 2018 | 22 Juni 2018 - 13:36 WIB

Emil dan Uu siapkan data hadapi debat ketiga

Aktual SDGs | 22 Juni 2018 - 13:34 WIB

Setiap tahun dunia kehilangan hutan hampir seluas pulau Jawa

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com