Sabtu, 18 November 2017

Ketum PPP: Ulama diminta turun gunung dalam dunia politik

Senin, 17 Juli 2017 13:45

Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Ayo berbagi!

Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengunjungi Pondok Pesantren Riyadlul Huda yang terletak di Jl Jenderal Sudirman, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dalam acara Silaturahmi Ulama Se-Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Minggu (16/7).

Dalam acara silaturahmi tersebut, Ketua Umum PPP yang kerap disapa Gus Rommy ini menjelaskan tentang keterkaitan Kondisi politik dan agama yang semakin minimnya alim ulama yang duduk di kursi DPR RI, sehingga dirinya berharap agar adanya ulama dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat untuk terjun langsung di dunia politik sebagai langkah membangun politik yang sesuai dengan ajaran agama Islam.

"Fungsi PPP untuk tetap ada di indonesia adalah untuk memastikan PPP untuk menjadi kanal dari politik Islam, aspirasi umat Islam diteruskan, memang tidak semua membutuhkan agama tetapi ada hal hal yang sifatnya ijtihad," ujar Rommy.

Ditambah, ujarnya dengan adanya isu yang berkembang tentang adanya organisasi yang ingin merubah negara indonesia menjadi negara khilafah, para ulama diharapkan dapat melihat hal-hal yang dapat membuat kisruh Indonesia.

"Ini berkembang, terbukti dalam survey bahwa 1,2 persen masyarakat Indonesia ingin mengubah Indonesia menjadi Negara Khilafah dan membenarkan dengan cara kekerasan, kalau betul 1.2 persen di kali 255 juta orang berarti jumlahnya sudah 3 juta orang," tegas Rommy.

Selanjutnya dengan berkembangnya media sosial dalam internet, alim ulama juga diharapkan dapat mengikuti perkembangan informasi dari internet untuk menjaga hal-hal yang dapat merusak pemikiran masyarakat milenial yang kebanyakan kaum remaja.  Hal tersebut dikatakan Gus Rommy karena banyak oknum-oknum yang mengajak faham-faham kekerasan.

"Mungkin mereka diam dan mungkin mereka bergaul dengan panggung internet yang tidak pernah keluar dari rumah, tetapi paham-paham itu masuk dalam pikiran masyarakat milenial yang kehidupannya dekat dengan internet," tandasnya. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar