Jumat, 22 Juni 2018 | 14:00 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Jeremy Thomas laporkan kasus penganiayaan anaknya ke Mabes Polri

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto sumber kompas
Foto sumber kompas
<p>Aktor senior Jeremy Thomas hari ini melaporkan kasus dugaan tindak penjebakkan, penculikan dan penganiayaan oknum polisi terhadap putranya, Axel Matthew (19 tahun), kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.</p><p>"Kami melapor karena ini kasus pidana. Ada dua laporan, menyangkut profesi oknum. Kedua, terkait keterlibatan oknum ini dari pidana umumnya," kata Jeremy di Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/7).</p><p>Dia menduga Axel dijebak untuk mengaku memiliki narkoba. "Anak itu dipaksa mengaku dengan cara kekerasan, dengan ditodong pistol. Tapi dia bilang enggak punya apa-apa. Saya clear. Akhirnya digebuki dan dilepas dengan kondisi luka-luka," kata Jeremy.</p><p>Dalam peristiwa itu, sejumlah barang milik Axel diambil pelaku. "Sepatu, ikat pinggang, ponsel dan dompet diambil," kata Jeremy.</p><p>Menurut dia, kejadian itu menimpa Axel pada Sabtu malam 15 Juli lalu.</p><p>Awalnya Axel berboncengan menggunakan sepeda motor dengan pembantu rumah tangga hendak ke sebuah mal di Jakarta Selatan guna menemui teman Axel.</p><p>"Namun dalam pesan Whatsapp, anak saya diarahkan diminta ke Hotel Crystal. Lalu anak saya menunggu di depan hotel tersebut, tiba-tiba dicekik oleh seseorang," kata Jeremy.</p><p>Menurut Jeremy, Axel menduga ia berhadapan dengan perampok sehingga berusaha kabur.</p><p>"Axel kabur, lalu dia dikejar, dikeroyok, dipukul ramai-ramai. Ada sekitar tiga sampai empat orang. Anak saya kemudian disekap di Hotel Crystal," kata dia.</p><p>Sementara pembantu rumah tangga pulang untuk mengabari kejadian ini kepada aktor terkenal pada era 90-an itu.</p><p>"Sebagai orang tua, saya langsung ke hotel tersebut dan saya menemukan kejanggalan dari jawaban petugas keamanan hotel. Seperti ada yang ditutupi," papar Jeremy.</p><p>Kemudian Jeremy bertolak ke Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi. Usai membuat laporan, ia dan penyidik unit Jatanras Polda Metro Jaya mendatangi Hotel Crystal di Kemang, Jakarta Selatan.</p><p>"Pada saat kami mau masuk ke hotel, saya lihat putra saya turun bersama beberapa orang. Kondisi putra saya sudah babak belur," katanya.</p><p>Jeremy langsung bertanya siapa pelaku penganiayaan terhadap putranya itu. "Tidak ada yang menjawab saat itu. Lalu saya dorong mereka dan mereka mengaku petugas," katanya.</p><p>"Kalau anda petugas, seharusnya tidak menganiaya, mengeroyok anak 19 tahun," kata Jeremy menirukan umpatan kemarahannya terhadap sejumlah pria yang diduga oknum polisi itu.</p><p>Selanjutnya Jeremy dan Unit Jatanras membawa Axel pergi.</p><p>Axel pun sudah divisum di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo. Menurut Jeremy, sekujur tubuh anaknya penuh luka. "Lutut, punggung, kepala, seluruh wajah. Ini penyiksaan, brutal sekali," katanya.</p><p>Ia menambahkan, hasil visum Axel akan keluar hari ini dan hasil visum tersebut akan diserahkan kepada tim Jatanras Polda Metro Jaya dan Paminal Propam Mabes Polri. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 22 Juni 2018 - 13:58 WIB

Kereta tambahan Lebaran disiagakan hingga 26 Juni

Amerika | 22 Juni 2018 - 13:45 WIB

Kremlin nantikan kunjungan ajudan Trump di Moskow

Pilkada Serentak 2018 | 22 Juni 2018 - 13:36 WIB

Emil dan Uu siapkan data hadapi debat ketiga

Aktual SDGs | 22 Juni 2018 - 13:34 WIB

Setiap tahun dunia kehilangan hutan hampir seluas pulau Jawa

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 13:12 WIB

KPK terima 798 laporan penerimaan gratifikasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com