Jumat, 21 Juli 2017

Australia akan melibatkan militer dalam memerangi serangan teroris

Senin, 17 Juli 2017 19:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
australia
Ian Hitchcock/Getty
Tentara Australia dalam sebuah latihan rutin.

Militer Australia akan memiliki wewenang yang lebih luas untuk memerangi serangan teroris di dalam negeri.

Pemerintah Australia mengusulkan amandemen Undang-undang keamanan nasional, termasuk di dalamnya tinjauan ulang terhadap langkah-langkah kontra-terorisme.

Langkah baru yang diusulkan pemerintah Australia memungkinkan Australian Defence Force (ADF) untuk bereaksi cepat untuk membantu polisi ketika negara kanguru ini menghadapi ancaman teror.

Selain itu, langkah ini memungkinkan militer Australia untuk memberikan pelatihan khusus kepada aparat polisi.

Dalam sebuah konferensi pers, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengatakan bahwa ia "menghapus banyak birokrasi dan ganjalan yang tidak perlu untuk memungkinkan kerja sama antara polisi dan ADF".

australia
Ian Hitchcock/Getty
Seorang prajurit TNI dalam sebuah latihan. Pemerintah Australia mengusulkan amandemen UU keamanan nasional, termasuk di dalamnya tinjauan ulang terhadap langkah-langkah kontra-terorisme.

Regulasi yang kini sedang diimplementasikan di Australia hanya memperbolehkan polisi meminta bantuan militer jika polisi sudah kewalahan dari sisi kemampuan dan jumlah mereka.

Beberapa serangan yang terinspirasi oleh jihadis radikal terjadi di Australia dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, mengharuskan polisi dan otoritas Australia meninjau ulang langkah mereka untuk merespon serangan teror secara lebih baik.

Banyak pihak yang menkritisi respon kepolisian Australia ketika menghadapi serangan teror di sebuah kafe di Sydney pada 2014 lalu.

Dua sandera dan satu pelaku teror tewas dalam serangan teror di Sydney dan awal tahun ini otoritas Australia dianggap sangat lambat dalam merespon serangan tersebut.

Kasus terakhir, seorang pelaku teror yang menyandera salah satu warga Australia tewas ditangan polisi bulan lalu.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar