Minggu, 24 September 2017

Sampaikan Energi Positif Kestabilan Moneter kepada Dunia

Senin, 17 Juli 2017 21:30

Ayo berbagi!

Rapat Kerja Finansial Nasional Tiongkok yang diadakan 14-15 Juli lalu memberikan pengerahan secara menyeluruh terhadap pekerjaan finansial saat ini dan periode selanjutnya Tiongkok, dan menjadi fokus dunia. Pelayanan ekonomi riil, Pencegahan resiko finansial, Memperdalam reformasi finansial serta mendorong perkembangan sehat dan sirkulasi baik ekonomi, moneter dan lain-lain serangkaian kata kunci tersebut telah menarik reaksi dunia ekonomi dan moneter global. Opini internasional menekankan pentingnya pengerahan tersebut, dan lebih lanjut menunjukkan arti positif tindakan Tiongkok tersebut untuk mendorong perkembangan ekonomi dunia.

Dalam zaman globalisasi ekonomi, pencegahan dan pertahanan resiko moneter bahkan kecerdasan, kemampuan dan tanggungjawab atas krisis finansial setiap saat datang menguji kita. Masyarakat masih ingat, sebelum krisis moneter Asia, sejumlah negara memilih berpangku tangan menyaksikan untuk melindungi kepentingannya sendiri, bahkan ada juga negara yang melakukan pemaksaan pengembalian hutang atau pengembalian investasi, sehingga krisis tersebut berkembang lebih lanjut. Saat itu, Tiongkok sendiri juga sedang menghadapi berbagai macam tantangan, hampir semua pengamat di seluruh dunia sepakat berpendapat bahwa mata uang RMB pasti akan depresiasi, untuk melindungi diri sendiri. Namun, Tiongkok tetap memelihara nilai RMB agar tidak depresiasi untuk menciptakan kondisi eksternal yang baik untuk kestabilan tata tertib finansial dan pemulihan perkembangan ekonomi negara-negara Asia Tenggara.

Tindakan Tiongkok tersebut membentuk citra negara besar Tiongkok yang bertanggungjawab, sementara itu juga meletakkan dasar kokoh bagi perkembangan negara-negara Asia dalam jangka yang panjang. Setelah krisis tersebut, untuk memelihara perkembangan ekonomi yang berkelanjutan, negara-negara Asia memindahkan titik berat kerja sama dari penanggapan krisis ke pembentukan sistem efisien berjangka panjang, dan terus teguh mempercepat kerja sama dengan kawasan Asia Timur, dan oleh sebab itulah Konferensi Rangkaian Pemimpin-Pemimpin Kerja Sama Asia Timur terbentuk, mendorong kerja sama multilateral negara-negara Asia Timur di bidang politik, finansial, perdagangan, transportasi, pariwisata dan lain sebagainya.

Dalam Rapat tersebut, Presiden Xi Jinping mengajukan prinsip penting pekerjaan finansial yang perlu dipegang, yang memiliki makna masa yang cemerlang dan makna dunia, yakni 'kembali ke sumber, menaati dan melayani perkembangan ekonomi dan sosial' ; 'memperbaiki struktur, menyempurnakan pasar finansial, lembaga finansial dan sistem produk finansial'; 'mengintensifkan pengawasan dan administrasi, serta meningkatkan kemampuan untuk mencegah dan menangani resiko finansial'. Dalam pandangan media internasional, hal ini adalah langkah Tiongkok yang sesuai dengan keadaan negaranya sendiri untuk menyempurnakan pembangunan sistem finansial Tiongkok, agar dapat terus menyampaikan energi positif Tiongkok kepada dunia.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar