Jumat, 21 Juli 2017

Anak-anak 'semakin malas' berolahraga ketika beranjak dewasa

Senin, 17 Juli 2017 23:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
Anak-anak beraktivitas
Science Photo Library
Lembaga Kesehatan Masyarakat Inggris mengungkapkan lebih dari sepertiga anak-anak di Inggris mengalami berat badan berlebih ketika lulus dari sekolah dasar.

Jumlah anak-anak yang gemar melakukan aktivitas fisik selama satu jam dalam sehari turun hampir 40% antara usia lima dan 12 tahun.

Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa jelang tahun terakhir di sekolah dasar, hanya 17% siswa yang melakukan kegiatan fisik selama 60 menit yang direkomendasikan setiap hari.

Juru bicara lembaga Kesehatan Masyarakat Inggris menggambarkan penurunan tingkat aktivitas itu sebagai sesuatu yang 'memprihatinkan'.

Lebih dari sepertiga anak-anak di Inggris mengalami berat badan berlebih saat lulus dari sekolah dasar.

Sebuah survei baru yang dilakukan lembaga Kesehatan Masyarakat Inggris dan Disney melihat dampak aktivitas fisik terhadap kesejahteraan emosional anak-anak.

Mereka mewawancara lebih dari 1.000 anak berusia lima sampai 11 tahun, serta para orang tua menyatakan bahwa giat beraktivitas membuat anak-anak mereka merasa lebih bahagia (79%), lebih percaya diri (72%), dan lebih luwes (74%).

Namun dalam survei itu juga menemukan bahwa secara keseluruhan kebahagiaan anak-anak menurun seiring bertambahnya usia, sebanyak 64% anak-anak berusia lima dan enam tahun mengatakan mereka selalu merasa bahagia, dibandingkan dengan hanya 48% anak-anak yang berusia 11 tahun.

Anak-anak beraktivitas
BBC
Anak-anak yang cukup banyak melakukan aktivitas fisik lebih sehat secara mental dan fisik.

"Tingkat aktivitas fisik anak-anak di Inggris sangat rendah, dan penurunan aktivitas sejak usia lima sampai 12 tahun," kata Eustace de Sousa, dari lembaga Kesehatan Masyarakat Inggris.

"Anak-anak yang cukup banyak melakukan aktivitas fisik, lebih sehat secara mental dan fisik, dan memiliki perkembangan yang serba baik sampai beranjak dewasa - kebiasaan melakukan olahraga sejak dini bisa memberikan manfaat seumur hidup."

Saat ini, hanya 23% anak laki-laki dan 20% anak perempuan, antara usia lima dan 15 tahun, yang memenuhi tingkat aktivitas yang direkomendasikan nasional, menurut laporan NHS yang diterbitkan pada bulan Desember lalu.

"Tidak begitu senang" adalah alasan yang banyak dikemukakan oleh banyak anak saat mereka tidak ambil bagian dalam beberapa aktivitas fisik, anak-anak yang umurnya lebih tua cenderung lebih sadar diri dibanding teman-teman mereka yang lebih muda: 29% anak berusia 11 tahun dibandingkan dengan 17 % anak berusia lima tahun

Sebagai bagian dari kampanye Change4Life, Sport England bergabung dengan Disney untuk meluncurkan program Shake Ups 10 Menit, yang mendorong anak-anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dapat diakses sepanjang liburan sekolah.

"Program 10 Menit Shake Ups memberikan banyak aktivitas menyenangkan agar anak-anak bisa lebih banyak bergerak," kata perenang maraton Olimpiade Keri-anne Payne, yang mendukung kampanye tersebut.

"Menjadi aktif bukan hanya untuk peserta Olimpiade, ini untuk semua orang."

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar