Senin, 18 Juni 2018 | 08:38 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Fahri Hamzah: DPR tidak terganggu pasca-Setnov tersangka

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Dokumentasi politisi PKS Fahri Hamzah saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait pemecatan dirinya dari keanggotaan PKS di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/4/2016). Foto: Antara
Dokumentasi politisi PKS Fahri Hamzah saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait pemecatan dirinya dari keanggotaan PKS di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/4/2016). Foto: Antara
<p>Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menegaskan, kinerja DPR tidak akan terganggu pasca Ketua DPR Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP elektronik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</p><p>"Kepemimpinan DPR kolektif dan kolegial sehingga kami akan mengatur agar fungsi DPR tidak ada yang terganggu," kata Fahri di Jakarta, Senin (17/7).</p><p>Fahri mengatakan, selama ini tugas eksternal Ketua DPR berjalan normal terutama pasca Novanto dicekal KPK sejak beberapa waktu lalu, misalnya untuk fungsi eksternal Ketua DPR banyak didelegasikan kepada Pimpinan lain.</p><p>Sementara itu, menurut dia, terkait tugas internal Ketua DPR selama ini bisa berjalan dengan normal sehingga tidak ada masalah yang mengganggu.</p><p>"Misalnya tugas eksternal Ketua DPR didelegasikan ke Pimpinan DPR lainnya misalnya saya menggantikan Pak Novanto ke Korea Selatan, jadi sudah kami atur," ujarnya, dikutip Antara.</p><p>Fahri mengatakan, Pimpinan DPR akan mengadakan Rapat Pimpinan DPR pada Selasa (18/7) hari ini untuk memutuskan sikap pasca Novanto ditetapkan sebagai tersangka.</p><p>Menurutnya, Rapim akan memutuskan bagaimana cara menghadapi situasi terkini dan membaca aturan hukum apabila Pimpinan DPR menjadi tersangka.</p><p>"Kami akan melihat UU nomor 17 tahun 2014 dan Tata Tertib DPR terkait apabila Pimpinan DPR menjadi tersangka, apa yang akan dilakukan kedepan," katanya.</p><p>Sebelumnya, KPK menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).</p><p>"KPK menetapkan saudara SN (Setya Novanto) anggota DPR periode 2009-2014 sebagai tersangka karena diduga dengan melakukan tindak pidana korupsi dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi dengan menyalahgunakan kewenangan sarana dalam jabatannya sehinga diduga merugikan negara sekurang-kurangnya Rp2,3 triliun dari nilai paket pengadan," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK Jakarta, Senin. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 18 Juni 2018 - 08:15 WIB

Loew akui Jerman bermain buruk saat hadapi Meksiko

Event | 18 Juni 2018 - 07:45 WIB

Jerman kalah 0-1 atas Meksiko

Event | 18 Juni 2018 - 07:34 WIB

Gol semata wayang Kolarov berikan Serbia poin penuh

Event | 18 Juni 2018 - 07:23 WIB

Rusia nilai Mesir ancaman terbesar penyisihan grup

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com