Senin, 18 Juni 2018 | 08:33 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Ini yang dilakukan Golkar terkait status tersangka Setnov

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ketua DPR Setya Novanto didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham saat memenuhi panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/7), terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-el. Foto: Antara
Ketua DPR Setya Novanto didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham saat memenuhi panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/7), terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-el. Foto: Antara
<p>Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Idrus Marham menegaskan, partainya menunggu surat resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penetapan tersangka Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik, sebelum menentukan langkah selanjutnya.</p><p>"Kami mengharapkan adanya surat penetapan Pak Novanto sebagai tersangka di KPK. Karena dari sana kami akan menentukan langkah-langkah selanjutnya," kata Idrus dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin (17/7).</p><p>Hal itu, menurut dia, juga terkait langkah hukum yang akan diambil DPP Partai Golkar ke depan pasca-penetapan status Novanto tersebut.</p><p>Dikutip <i>Antara</i>, Idrus mengatakan, Golkar akan mempelajari dasar-dasar pertimbangan secara hukum seperti apa dan partainya akan menentukan langkah-langkah hukum selanjutnya seperti menempuh pra-peradilan.</p><p>"Tentu nanti kami pelajari dasar-dasar pertimbangan secara hukum seperti apa dan dari sana akan kami tentukan langkah hukum," ujarnya.</p><p>Idrus juga menegaskan Golkar memiliki sistem yang kuat dan efektif sehingga penetapan status hukum terhadap Novanto tidak akan mempengaruhi kinerja DPP Partai Golkar.</p><p>Dia juga menjelaskan Golkar tetap dalam posisi sebagai partai politik pendukung pemerintah dan mendukung Joko Widodo sebagai calon presiden 2019.</p><p>"Dari aspek politik juga tidak akan berubah posisi Golkar untuk dukung pemerintahan sekaligus mendukung Joko Widodo sebagai capres 2019," katanya.</p><p>Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid menegaskan, partainya menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah sehingga secara psikologis partainya terpengaruh atas penetapan status tersangka Novanto.</p><p>Namun, menurut dia, secara organisasi, penetapan status Novanto itu tidak akan mengganggu atau menghalangi program konsolidasi Golkar dalam menghadapi kompetisi politik, yaitu Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.</p><p>"Pak Novanto dalam keadaan sehat, dan sedang menentukan langkah hukum bersama penasehat hukum karena bagaimanapun Ketua Umum adalah simbol partai," katanya.</p><p>Dia juga mengimbau seluruh kader Golkar untuk tenang dan jangan terpancing serta terpengaruh dengan isu-isu yang tidak berdasar. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 18 Juni 2018 - 08:15 WIB

Loew akui Jerman bermain buruk saat hadapi Meksiko

Event | 18 Juni 2018 - 07:45 WIB

Jerman kalah 0-1 atas Meksiko

Event | 18 Juni 2018 - 07:34 WIB

Gol semata wayang Kolarov berikan Serbia poin penuh

Event | 18 Juni 2018 - 07:23 WIB

Rusia nilai Mesir ancaman terbesar penyisihan grup

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 07:12 WIB

Seorang pemudik melahirkan di kereta api

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com