Kamis, 21 Juni 2018 | 17:39 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Anies minta restu Sultan sebelum resmi dilantik

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
<p>Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta terpilih Anies Baswedan menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Kilen, Selasa (18/7) malam, untuk meminta restu sebelum dirinya resmi dilantik sebagai gubernur.</p><p>Pertemuan Anies dan Sultan di Keraton Kilen yang merupakan kediaman Sultan itu berlangsung secara tertutup mulai pukul 20.30 WIB hingga Rabu (19/7), pukul 00.10 WIB.</p><p>"Saya tumbuh besar di Yogyakarta dan saya akan mendapatkan tugas di Jakarta, sehingga tentu mohon doa restunya," kata Anies seusai bertemu Sultan.</p><p>Anies mengatakan selain meminta restu, pertemuan dengan Sultan yang berlangsung selama tiga jam lebih itu juga mendiskusikan mengenai tata kelola pemerintahan yang selama ini Sultan lakukan dan diharapkan Anies dapat diterapkan saat memimpin Jakarta.</p><p>"Mendiskusikan banyak hal yang mungkin bisa menjadi bahan pelajaran. Beliau sudah menjadi gubernur lebih dari 15 tahun sehingga pengalamannya luar biasa," kata Anies yang datang tanpa pengawalan polisi itu.</p><p>Selain tata kelola pemerintahan, menurut Anies, Sultan juga mengulas konsep partisipasi warga, termasuk dalam penataan bantaran sungai di Yogyakarta.</p><p>Ia mengaku ingin menerapkan konsep itu di Jakarta karena mampu menghindari penggusuran dalam proses penataan bantaran sungai.</p><p>"Ada beberapa aspek partisipasi warga di Yogyakarta yang kita ingin bangun di Jakarta," kata Anies.</p><p>Menurut Anies, Yogyakarta dan DKI Jakarta memiliki sejumlah kesamaan, di antaranya dari aspek keragaman warganya yang berasal dari berbagai daerah.</p><p>Di Yogyakarta, kata Anies, keragaman warga itu dapat dikelola dengan baik sejak Hamengku Buwono IX.</p><p>Anies mengatakan berdiskusi panjang lebar dengan Raja Keraton Ngayogyakarta itu sudah menjadi kebiasaanya sejak duduk di bangku SMA.</p><p>"Bagi saya pribadi berdikusi dengan Sultan bukan barang baru. Saya ngobrol berdiskusi dengan beliau itu sejak SMA kelas 3," kata dia.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Juni 2018 - 17:34 WIB

Darmin: Rupiah terdampak penyesuaian bunga The Fed

Aktual Luar Negeri | 21 Juni 2018 - 17:22 WIB

Dewan Keamanan Eropa desak Rusia bebaskan sutradara asal Ukraina

Megapolitan | 21 Juni 2018 - 17:07 WIB

Volume sampah di Jakarta menurun selama Lebaran

Hukum | 21 Juni 2018 - 16:57 WIB

Presiden: Tidak ada intervensi SP3 Rizieq

Hukum | 21 Juni 2018 - 16:44 WIB

Anggota DPR dilaporkan atas tuduhan pengeroyokan

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 16:35 WIB

Pemudik minta jalur khusus balita di Bakauheni

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com