Jumat, 14 Desember 2018 | 06:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Ada apa di Universitas Bhayangkara Jaya?

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Widodo    |    Editor : Administrator
foto:reza/elshinta
foto:reza/elshinta
<p>Bang Munap dapat tarikan ke kampus universitas Bhayangkara Jaya. Pikir Bang Munap bakal bisa <i>ngegombalin</i> mahasiswi yang jadi penumpangnya. Tapi rupanya niat baik Bang Munap tidak berjalan lancar, Bang Munap boleh saja berencana, yang menjadi penentunya tetap sang mahasiswi. Bang Munap bukannya sukses <i>ngegombalin</i> penumpangnya, malah ia berhasil <i>dikerjain</i>&nbsp;mahasiswi.</p><p>Kesal <i>dikerjain </i>penumpang, Bang Munap bertemu Mpok Salmah. Rupanya Mpok Salmah sedang mengumpulkan informasi tentang kuliah. Bang Munap berbaik hati menawari Mpok Munah untuk naik delmannya. Namun dewi fortuna sedang tak dekat dengan Bang Munap, Mpok Salah juga menolak naik delman.</p><p>Ditolak bukan berarti tidak ada usaha lain yang bisa dilakukan. Bang Munap punya argumentasi, <i>dong</i>. Menurutnya, naik delman lebih baik daripada menggunakan angkutan umum. Apalagi buat wanita. Naik delman lebih aman, karena jauh dari tindak kriminalitas dibanding naik angkot.</p><p>Mpok Salmah yang dinasihati panjang lebar oleh Bang Munap, <i>nggak</i> mau percaya begitu saja semua yang dikatakan Bang Munap. Mpok Salmah mencoba mencari tahu mana yang benar. Ia mencoba bertemu orang yang bisa ditanyai yang ada di Universitas Bhayangkara Jaya dan kebetulan bertemu narasumber. </p><p>Jadi, apakah betul naik angkot saat ini sudah tidak benar-benar aman? Apakah ancaman kriminal di dalam transportasi kendaraan umum sudah sedemikian rawannya sehingga lebih baik menggunakan kendaraan lain, seperti naik delman Bang Munap misalnya?</p><p>Pastinya, masyarakat membutuhkan info yang akurat tentang aman dan tidaknya menggunakan angkutan umum. Atau atisipasi apa yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dan masyarakat sebagai pengguna jasa angkot.</p><p>Yuk, kita ikut tonton penjelasan narasumber yang disampaikan kepada Mpok Salmah dan Bang Munap, supaya kita bisa naik angkot tanpa rasa was-was yang nggak perlu. Inget ye, cuma di Elshinta TV hari ini Sabtu pukul 20:30 dan Minggu (23/7) pukul 13:30.</p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pembangunan | 14 Desember 2018 - 06:26 WIB

TNI berencana ambil alih pembangunan Trans Papua

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 06:14 WIB

TNI evakuasi enam pekerja terjebak di hutan hindari KKB

Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

<p>Bang Munap dapat tarikan ke kampus universitas Bhayangkara Jaya. Pikir Bang Munap bakal bisa <i>ngegombalin</i> mahasiswi yang jadi penumpangnya. Tapi rupanya niat baik Bang Munap tidak berjalan lancar, Bang Munap boleh saja berencana, yang menjadi penentunya tetap sang mahasiswi. Bang Munap bukannya sukses <i>ngegombalin</i> penumpangnya, malah ia berhasil <i>dikerjain</i>&nbsp;mahasiswi.</p><p>Kesal <i>dikerjain </i>penumpang, Bang Munap bertemu Mpok Salmah. Rupanya Mpok Salmah sedang mengumpulkan informasi tentang kuliah. Bang Munap berbaik hati menawari Mpok Munah untuk naik delmannya. Namun dewi fortuna sedang tak dekat dengan Bang Munap, Mpok Salah juga menolak naik delman.</p><p>Ditolak bukan berarti tidak ada usaha lain yang bisa dilakukan. Bang Munap punya argumentasi, <i>dong</i>. Menurutnya, naik delman lebih baik daripada menggunakan angkutan umum. Apalagi buat wanita. Naik delman lebih aman, karena jauh dari tindak kriminalitas dibanding naik angkot.</p><p>Mpok Salmah yang dinasihati panjang lebar oleh Bang Munap, <i>nggak</i> mau percaya begitu saja semua yang dikatakan Bang Munap. Mpok Salmah mencoba mencari tahu mana yang benar. Ia mencoba bertemu orang yang bisa ditanyai yang ada di Universitas Bhayangkara Jaya dan kebetulan bertemu narasumber. </p><p>Jadi, apakah betul naik angkot saat ini sudah tidak benar-benar aman? Apakah ancaman kriminal di dalam transportasi kendaraan umum sudah sedemikian rawannya sehingga lebih baik menggunakan kendaraan lain, seperti naik delman Bang Munap misalnya?</p><p>Pastinya, masyarakat membutuhkan info yang akurat tentang aman dan tidaknya menggunakan angkutan umum. Atau atisipasi apa yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dan masyarakat sebagai pengguna jasa angkot.</p><p>Yuk, kita ikut tonton penjelasan narasumber yang disampaikan kepada Mpok Salmah dan Bang Munap, supaya kita bisa naik angkot tanpa rasa was-was yang nggak perlu. Inget ye, cuma di Elshinta TV hari ini Sabtu pukul 20:30 dan Minggu (23/7) pukul 13:30.</p><p><br></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com