Selasa, 26 September 2017

Polres Langkat gagalkan 13 kilogram ganja tujuan Medan

Sabtu, 22 Juli 2017 18:25

Foto: Kontributor Elshinta, M. Salim. Foto: Kontributor Elshinta, M. Salim.
Ayo berbagi!

Satuan Narkoba Polres Langkat, Polda Sumatera Utara, menggagalkan pasokan narkoba berikut menyita barang bukti 13 bal atau sekitar 13 kilogram ganja dari seorang penumpang bus Putra Pelangi BL 7546 AA, Sabtu (22/7) pukul 09.00 WIB.

Tersangka diamankan saat petugas menggelar sweeping guna mengantisipasi masuknya narkoba di wilayah hukum Polres Langkat di depan Pos Lantas Sei Karang, Desa Kuala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

"Kini tersangka RD alias Ratna (36) warga Desa Keude Lante Taja, Kecamatan Pante Raja, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, sudah ditahan di sel tahanan Mapolres Langkat," ujar Kasubag Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan kepada Kontributor Elshinta, M Salim.

Sebelumnya, polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa salah seorang penumpang bus dari Aceh menuju Medan diduga kuat membawa narkotika jenis ganja.

Kemudian, personel Sat Narkoba bersama Satuan Lalu lintas yang berada di Pos Sei Karang melakukan razia di lokasi tersebut. Saat bus melintas, petugas langsung menghentikannya dan meminta kepada sopir agar memeriksa seluruh penumpang serta barang bawaan yang ada di dalam kendaraannya.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap semua penumpang, petugas menemukan seorang perempuan mencurigakan. Saat diperiksa, petugas menemukan ganja yang disimpan tersangka di dalam tas ransel.

"Selanjutnya petugas membawa pelaku bersama barang bukti guna diproses hukum lebih lanjut," sambung AKP Arnold

Kepada petugas, tersangka mengaku sebagai kurir dan dijanjikan uang sebesar Rp2.000.000 jika berhasil mengantarkan 13 bal ganja ke Medan.

"Pengakuan kurirnya saat kita interogasi, dia akan memperoleh uang sebesar Rp2.000.000 jika 13 kilogram ganja dibawanya sampai ke tempat yang dituju."

Namun tersangka baru menerima uang jalan sebagai panjar. Sedangkan sisanya akan diperolehnya jika barang tersebut tiba di tempat yang dituju.

"Pelaku ini mengaku baru menerima uang jalan sebesar Rp500.000, sedangkan sisanya Rp1.500.000 lagi akan dibayar saat ganja tersebut sampai di Medan," pungkasnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar