Minggu, 22 Juli 2018 | 13:57 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Ditinggal makan, uang ratusan juta di dalam mobil raib

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi.
Foto: Ilustrasi.
<p> Kasus pencurian dengan cara memecah kaca mobil kembali terjadi di Kudus. Kali ini menimpa Dwi Metyani (44) warga Desa Bolo&nbsp; RT. 001 RW.001, Kec. Demak Kabupaten Demak, Jawa Tengah di&nbsp;depan Kantor Bank Niaga Jalan R. Agil Kusumadya Kudus.</p><p><br></p><p>Menurut Kapolsek Jati Kudus, AKP Bambang Sutaryo seperti dilaporkan <strong><i>Kontributor elshinta, Sutini&nbsp;</i></strong>menuturkan kronologis kejadian berawal saat korban yang usai mengambil uang Bank BCA Kudus sebesar Rp. 250 juta yang uang tersebut di bungkus plastik warna hitam. Korban bersama anaknya kemudian&nbsp; perjalanan pulang ke Demak tetapi mampir untuk mengambil uang lagi ke Bank CIMB Niaga yang berada dijalan R Agil Kusumadya.</p><p><br></p><p>Mobil korban parkir di depan Bank CIMB Niaga, korban bersama anaknya keluar untuk membeli makanan diwarung yang ada didepan Bank tersebut , setelah selesai makan korban bermaksud untuk mengambil tas di mobil dan mendapati kaca pintu mobil sebelah kiri sudah pecah. uang tunai sebesar Rp.250 juta yang ditaruh di bawah jok mobil sebelah kiri hilang.</p><p><br></p><p>Dikatakan Bambang, mendapati laporan adanya pencurian dengan pemberatan, pihak Polsek Jati langsung melakukan olah TKP. Dimana selain memintai beberapa keterangan saksi, juga meminta rekaman CCTV yang ada dihalaman Bank CIMB Niaga.</p><p><br></p><p>Bambang menyampaikan akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma sehingga belum bisa dimintai keterangan.&nbsp; &nbsp;</p><p><br></p><p>Sementara itu, pihaknya telah mengamankan&nbsp; barang bukti berupa pecahan kaca dan besi runcing. Dimana pihaknya mensinyalir para pelaku telah menguntit korban sejak dari BCA. Sehingga ketika korban lenggah, para pelaku beraksi.</p><p><br></p><p>Bambang menghimbau kepada warga yang mengambil uang dalam jumlah yang cukup besar dari perbankan untuk meminta pengawalan untuk menjaga dari aksi kriminalitas. &nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 13:34 WIB

Pilot WNI tewas ditabrak di Madinah

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 13:29 WIB

1.000 nelayan Kota Kupang dilindungi asuransi

Asia Pasific | 22 Juli 2018 - 13:16 WIB

CIA: Tiongkok ingin gantikan AS sebagai adidaya dunia

Aktual Sepakbola | 22 Juli 2018 - 12:53 WIB

Marckho Sandy bakal akhiri kontrak di Sriwijaya FC

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:37 WIB

HSU stop iklan rokok demi anak

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com