Rabu, 20 Juni 2018 | 03:20 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Mahasiswa ITS ciptakan mesin untuk murnikan garam

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ilustrasi - Petani memanen garam di lahan garam desa Santing, Losarang, Indramayu, Jawa Barat. Foto: Antara
Ilustrasi - Petani memanen garam di lahan garam desa Santing, Losarang, Indramayu, Jawa Barat. Foto: Antara
<p>Lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan mesin untuk memurnikan garam krosok (kasar) menjadi garam industri.</p><p>Alat yang diciptakan Nur Imam Ahmadi dan bersama Syamsul Rizal, Annisa Widowati, Alam Firmansyah, dan Rachmat Sandryan itu mampu memurnikan garam secara otomatis, demikian menurut siaran pers Humas ITS yang diterima di Jakarta, Selasa (8/8).</p><p>Nur mengatakan, tingkat kemurnian garam krosok masih rendah dan banyak mengandung zat yang mengotori garam sehingga belum bisa dijadikan sebagai garam industri.</p><p>"Alat ini menghasilkan garam dengan persentase zat pengotor hanya 0,06 persen," ujar Nur.</p><p>Pemurnian garam berlangsung selama dua sampai tiga jam dengan kapasitas mesin 3 kilogram. </p><p>Untuk prosesnya, awalnya garam dimasukkan tabung, kemudian dicampur air lalu diberi zat kimia NaOH, Na2CO3, dan PAC. Tiga zat kimia tersebut akan mengikat kotoran. </p><p>Hasilnya adalah garam bersih berada di atas sedangkan zat mengotori akan mengendap di bawah.</p><p>Larutan garam bersih lalu disaring di tabung lain. Setelah dipanaskan, kristal garam dapur akan terbentuk. </p><p>"Bila ini terus dikembangkan, maka hasil inovasi ini bisa bermanfaat bagi petani dan pemerintah tentunya," kata Nur, dikutip <i>Antara</i>. </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:52 WIB

Instagram akan hadirkan fitur pelacak aktivitas

Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:39 WIB

YouTube Music dan YouTube premium telah resmi dirilis

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 20:28 WIB

Jokowi berikan jaket olahraga ke pengunjung KRB

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 19:48 WIB

Sistem buka-tutup diberlakukan di Jalur Nagreg

Arestasi | 19 Juni 2018 - 19:37 WIB

Polres Sukabumi tangkap tiga pelaku pembunuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com