Jumat, 22 Juni 2018 | 06:20 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Mahasiswa Indonesia temukan metode baru di bidang manufaktur

1001 Alasan Bangga Indonesia: #102

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Wawa    |    Editor : Administrator
BanggaIndonesia.com
BanggaIndonesia.com
<p>Agus yang baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Institute Mechanical &amp; Materials Engineering Tallinn University of Technology Estonia ini memilih topik penelitian tersebut karena ide pembimbingnya. Sang dosen menginginkan&nbsp;metode proses pembentukan logam mampu menghasilkan bahan yang ringan dengan kekuatan tinggi.</p><p>Agus yang juga merupakan Dosen Teknik Metalurgi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten tersebut menjelaskan, metode RPRF tersebut adalan metode terbaru terknologi&nbsp;severe plastic deformation&nbsp;yang ke-10. Setelah metode&nbsp;accumulative continuous extrusion&nbsp;dari Shenyang Tiongkok (2015), dan&nbsp;Accumulative Press Bonding&nbsp;(2014) dari United Kingdom.</p><p>Untungnya, dalam proses riset tidak ada kendala yang berarti. Semua fasilitas dan biaya ditanggung dan dipersiapkan oleh kampusnya yang didanai oleh Kementrian Riset Estonia. Pun dengan akses jurnal yang sangat mudah didapat. Kendala justru datang dari cuaca yang sempat drop hinga -30 derajat celcius, jadi menyulitkan Agus untuk melakukan mobilitas.</p><p>Hasil dari disertasi milik Agus ini tergolong baru, karena itulah Agus mendapatkan&nbsp;stipendium&nbsp;voucher 1000 Euro. Ia akan kembali ke Indonesia untuk mengajarkan ilmu yang didapatkannya.</p><p>Sumber: BanggaIndonesia.com</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 21:38 WIB

TNI kerahkan penyelam Marinir cari korban KM Sinar Bangun

Event | 21 Juni 2018 - 21:21 WIB

Messi lebih baik daripada Maradona

Asian Games 2018 | 21 Juni 2018 - 21:12 WIB

Menpora: Prediksi medali Asian Games sudah 80 persen

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 20:57 WIB

Prabowo Subianto semangati kader di Pilkada Sumatera Selatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com