Kamis, 13 Desember 2018 | 12:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

1001 Alasan Bangga Indonesia: #102

Mahasiswa Indonesia temukan metode baru di bidang manufaktur

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Wawa    |    Editor : Administrator
BanggaIndonesia.com
BanggaIndonesia.com
<p>Agus yang baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Institute Mechanical &amp; Materials Engineering Tallinn University of Technology Estonia ini memilih topik penelitian tersebut karena ide pembimbingnya. Sang dosen menginginkan&nbsp;metode proses pembentukan logam mampu menghasilkan bahan yang ringan dengan kekuatan tinggi.</p><p>Agus yang juga merupakan Dosen Teknik Metalurgi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten tersebut menjelaskan, metode RPRF tersebut adalan metode terbaru terknologi&nbsp;severe plastic deformation&nbsp;yang ke-10. Setelah metode&nbsp;accumulative continuous extrusion&nbsp;dari Shenyang Tiongkok (2015), dan&nbsp;Accumulative Press Bonding&nbsp;(2014) dari United Kingdom.</p><p>Untungnya, dalam proses riset tidak ada kendala yang berarti. Semua fasilitas dan biaya ditanggung dan dipersiapkan oleh kampusnya yang didanai oleh Kementrian Riset Estonia. Pun dengan akses jurnal yang sangat mudah didapat. Kendala justru datang dari cuaca yang sempat drop hinga -30 derajat celcius, jadi menyulitkan Agus untuk melakukan mobilitas.</p><p>Hasil dari disertasi milik Agus ini tergolong baru, karena itulah Agus mendapatkan&nbsp;stipendium&nbsp;voucher 1000 Euro. Ia akan kembali ke Indonesia untuk mengajarkan ilmu yang didapatkannya.</p><p>Sumber: BanggaIndonesia.com</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 12:04 WIB

BNN gagalkan penyelundupan 15 ribu pil ekstasi dari pasutri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:53 WIB

Presiden berikan pengarahan pada Jambore Sumber Daya PKH

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:43 WIB

KSAU resmikan Sathar 65 di Lanud Iswahjudi

Manajemen | 13 Desember 2018 - 11:35 WIB

Waspadai investasi bodong dengan melihat ciri-cirinya

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:26 WIB

Sandiaga tanggapi soal isu HAM dalam visi misi

Hukum | 13 Desember 2018 - 11:15 WIB

KPK tuntut maksimal Bupati Cianjur agar jera

<p>Agus yang baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Institute Mechanical &amp; Materials Engineering Tallinn University of Technology Estonia ini memilih topik penelitian tersebut karena ide pembimbingnya. Sang dosen menginginkan&nbsp;metode proses pembentukan logam mampu menghasilkan bahan yang ringan dengan kekuatan tinggi.</p><p>Agus yang juga merupakan Dosen Teknik Metalurgi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten tersebut menjelaskan, metode RPRF tersebut adalan metode terbaru terknologi&nbsp;severe plastic deformation&nbsp;yang ke-10. Setelah metode&nbsp;accumulative continuous extrusion&nbsp;dari Shenyang Tiongkok (2015), dan&nbsp;Accumulative Press Bonding&nbsp;(2014) dari United Kingdom.</p><p>Untungnya, dalam proses riset tidak ada kendala yang berarti. Semua fasilitas dan biaya ditanggung dan dipersiapkan oleh kampusnya yang didanai oleh Kementrian Riset Estonia. Pun dengan akses jurnal yang sangat mudah didapat. Kendala justru datang dari cuaca yang sempat drop hinga -30 derajat celcius, jadi menyulitkan Agus untuk melakukan mobilitas.</p><p>Hasil dari disertasi milik Agus ini tergolong baru, karena itulah Agus mendapatkan&nbsp;stipendium&nbsp;voucher 1000 Euro. Ia akan kembali ke Indonesia untuk mengajarkan ilmu yang didapatkannya.</p><p>Sumber: BanggaIndonesia.com</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com