Kamis, 24 Agustus 2017

Pakar: Pertumbuhan Ekonomi Mendorong Stabilitas Cadangan Valuta Asing

Selasa, 08 Agustus 2017 22:00

Ayo berbagi!

Menurut data yang diumumkan bank sentral Tiongkok kemarin (7/8), cadangan valuta asing pada akhir bulan Juli sekitar US$ 3,08 triliun, bertambah US$ 23,9 miliar dibandingkan dengan akhir bulan Juni, bertambah selama 6 bulan berturut-turut, menciptakan periode peningkatan yang paling lama sejak Juni tahun 2014. Pakar menyatakan, pertumbuhan ekonomi bermanfaat bagi stabilitas skala cadangan valuta asing, bermanfaat bagi stabilitas nilai tukar RMB.

Penanggung jawab Jawatan Administrasi Valuta Asing Nasional Tiongkok menyatakan, pada bulan Juli, peredaran dana transnasional tetap stabil, pensuplaian dan permintaan valuta asing cenderung seimbang. Di pasar moneter internasional, mata uang non dolar Amerika mengalami revaluasi dibandingkan dengan dolar Amerika, timbul kenaikan pada skala cadangan valuta asing dengan dolar Amerika sebagai mata uang penilaian.

Bertambahnya selama 6 bulan berturut-turut cadangan valuta asing Tiongkok pada bulan Juli berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Mulai dari tahun ini, ekonomi Tiongkok terus mengalami pertumbuhan stabil, unsur-unsur yang bermanfaat bertambah lebih lanjut, di mana ekonomi penyangga memelihara pertumbuhan dengan kecepatan menengah dan tinggi, sementara melangkah ke level menengah dan tinggi. Belakangan ini, media lembaga pemikir Barat menilai tinggi ketahanan ekonomi Tiongkok. Bloomberg News berpendapat, prospek pertumbuhan ekonomi global yang membaik pada tahun ini telah menyediakan lingkungan eksternal yang baik kepada ekonomi Tiongkok, sejumlah indeks ekonomi awal pada bulan Juli memperlihatkan ketahanan ekonomi Tiongkok. Sejumlah lembaga pemikir Barat berpendapat pula, ketahanan ekonomi Tiongkok berasal dari kecenderungan perkembangan dalam jangka panjang.

Sejak tahun ini, khususnya sejak bulan Mei, RMB bertambah kuat. Pada tanggal 7 Agustus, harga rata-rata RMB dengan dolar Amerika mencapai 6,7228, namun naik sekitar 3% dibandingkan dengan 6,95 pada awal tahun ini. Pakar berpendapat, cadangan valuta asing yang cukup bermanfaat bagi stabilitas nilai tukar RMB.

Mengenai valuta asing pada paro kedua tahun ini, juru bicara Jawatan Administrasi Valuta Asing Nasional Tiongkok Wang Chunying menyatakan, pihaknya mempunyai dasar untuk memelihara stabilitas cadangan valuta asing di masa depan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar