Senin, 23 Juli 2018 | 22:39 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

LIPI: Kemampuan Iptek ASEAN belum merata

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Kepala Pusat Penelitian Perkembangan Iptek LIPI Trina Fizzanty mengatakan kemampuan ilmu pengetahuan negara-negara di ASEAN belum merata, ada yang sangat maju dan ada yang tertinggal.</p><p>"Kemajuan ilm pengetahuan dan teknologi sangat berpengaruh pada tingkat ekonomi, namun di ASEAN kemampuan Iptek setiap negara belum sama," kata Trian di Jakarta, Selasa (8/8).</p><p>Dia mengklasifikasikan tiga golongan kemampuan Iptek negara di ASEAN, pertama yang sudah maju seperti Singapura, kedua negara yang perkembangan ipteknya dalam tahap mengejar negara maju seperti Malaysia, Thailand, Vietnam dan Indonesia.</p><p>Golongan terakhir adalah negara-negara yang masih membangun infrastruktur dasar Iptek seperti Laos dan Myanmar.</p><p>Menurut dia negara ASEAN harus bekerja sama untuk meningkatkan kemampuan iptek di kawasan dengan cara saling berbagi keunggulan.</p><p>Selama ini negara ASEAN lebih sering melakukan transfer informasi dan kerja sama dengan negara mitar dialog seperti Amerika atau negara-negara Eropa yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang canggih.</p><p>Padahal setiap negara ASEAN memiliki keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang yang berbeda.</p><p>"Setiap negara punya keunggulan iptek yang berbeda, sebaiknya sesama negara di kawasan berbagi pengetahuan tentang itu," kata dia.</p><p>ASEAN juga dirasa perlu membangun inovasi iptek dibidang dasar seperti pangan, energi dan air yang menjadi kebutuhan dasar semua negara. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:51 WIB

1.981 kosmetik ilegal disita BPOM Kendari

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:37 WIB

Stadion Jakabaring rusak, Menpora tunggu ketegasan PSSI

Politik | 23 Juli 2018 - 21:17 WIB

Masa jabatan Presiden dan Wapres untuk regenerasi

Bencana Alam | 23 Juli 2018 - 20:54 WIB

Musim kemarau, ribuan hektar sawah di Jabar alami kekeringan

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 20:45 WIB

Menperin: IKM bisa ikut bangun `green diesel`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com