Selasa, 22 Agustus 2017

Jenis Anak Berkebutuhan Khusus dan Cara Menjamin Masa Depannya

Rabu, 09 Agustus 2017 14:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/jenis-anak-berkebutuhan-khusus-dan-cara-menjamin-masa-depannya courtesy https://www.cermati.com/artikel/jenis-anak-berkebutuhan-khusus-dan-cara-menjamin-masa-depannya
Ayo berbagi!

Memiliki anak tentu menjadi sebuah kebahagiaan yang tak terkatakan, sehingga sebagian orangtua bahkan akan merasa hidup mereka menjadi lengkap setelah kehadiran anak di tengah-tengah keluarga. Jadi sangat tepat, jika semua orangtua selalu menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya, terutama jika ternyata sang anak berkebutuhan khusus.

Mengetahui dan memahami kondisi anak berkebutuhan khusus sejak dini adalah sebuah hal yang sangat penting, agar orangtua bisa melakukan berbagai tindakan dan juga hal-hal lainnya yang dianggap penting bagi sang anak. Langkah-langkah tepat tentu sangat baik jika dilakukan sejak dini, agar anak kelak bisa mandiri dan kuat melalui semua tantangan yang ada di dalam kehidupannya nanti.

Baca Juga: 12 Tips Finansial Untuk Pasangan Pengantin Baru

Jenis-Jenis Anak Berkebutuhan Khusus

Anak Berkebutuhan Khusus
Anak Berkebutuhan Khusus

Sebelum membahas lebih jauh, terlebih dulu kita mengenali jenis anak berkebutuhan khusus dengan tepat, sehingga perawatan dan juga upaya pendidikan yang diberikan kepada anak tersebut bisa berjalan dengan baik dan tepat. Berikut ini adalah beberapa jenis anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan penanganan khusus dari orangtuanya:

1. Tunagrahita

Tunagrahita adalah seseorang yang mengalami masalah di dalam perkembangan mentalnya. Hal ini bahkan bisa saja berupa kondisi keterbelakangan yang membuatnya mengalami masalah dalam berbagai bidang, misalnya: kesulitan dalam berkomunikasi dan bersosialisasi, kesulitan dalam belajar dan memahami suatu masalah. Pada umumnya anak tunagrahita memang membutuhkan penanganan khusus, meskipun tidak tertutup kemungkinan mereka untuk belajar mandiri.

2. Tunanetra

Tunanetra adalah seseorang yang mengalami gangguan pada penglihatannya, baik itu berupa gangguan total atau bahkan hanya sebagian penglihatan saja. Dalam kondisi seperti ini, seorang anak haruslah mendapatkan pendidikan kebutuhan khusus sejak dini, terutama jika kondisi ini memang dibawa anak sejak lahir.

3. Tunarungu

Seseorang yang mengalami gangguan pada fungsi pendengaran disebut tunarungu. Gangguan ini bisa saja berupa kehilangan seluruh fungsi pendengaran atau bahkan sebagian saja. Pada umumnya, anak tunarungu akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi, termasuk bersosialisasi dengan orang lain dan lingkungannya.

4. Tunalaras

Tunalaras adalah seseorang yang mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan dan juga orang-orang di sekitarnya. Anak tunalaras pada umumnya sulit untuk berkomunikasi dan memiliki emosi yang tidak stabil, sehingga kerap tidak bisa bersosialisasi dengan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.

5. Tunadaksa

Tunadaksa adalah seseorang yang mengalami masalah / kelainan pada alat gerak tubuhnya. Kondisi ini bisa saja berupa cacat permanen, terutama pada anak yang memang mengalami masalah tersebut sejak lahir. Seorang anak tunadaksa biasanya akan membutuhkan seorang pendamping dan juga pendidikan khusus untuk melatih gerak tubuhnya.

Selain kelima jenis anak berkebutuhan khusus di atas, masih ada jenis lainnya, yakni: anak yang mengalami masalah dalam belajar (lambat mencerna pelajaran), anak yang mengalami masalah ketika mempelajari sesuatu dengan spesifik, serta anak yang terlalu cerdas, dan juga anak yang memiliki gangguan ketika berkomunikasi dengan orang lain.

Baca Juga: Pentingnya Asuransi Pendidikan untuk Anak

 

Rencanakan Keuangan dengan Matang dan Tepat Sasaran

Masa Depan Anak
Jamin Masa Depannya dari Sekarang

Apapun jenis kebutuhan khusus yang dialami oleh anak, orangtua tentu wajib untuk memberikan semua yang terbaik bagi mereka, baik itu dalam bentuk pendidikan khusus dan juga masa depan yang terjamin. Sangat penting untuk selalu mencari informasi terbaik dan lengkap terkait dengan anak berkebutuhan khusus ini, sehingga orangtua bisa melakukan berbagai tindakan yang paling tepat dan bermanfaat positif di dalam perkembangan anak.

Saat ini, ada banyak komunitas bagi anak berkebutuhan khusus yang bisa dikunjungi dengan mudah, atau bahkan melalui internet saja. Di sana, orangtua dapat berinteraksi dan saling berbagi informasi yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak tersebut. Hal ini juga memungkinkan anak untuk bertemu dengan anak-anak berkebutuhan khusus lainnya.

Selain hal tersebut, mengatur keuangan untuk penanganan anak berkebutuhan khusus tentu sangat penting bagi orangtua, mengingat ada banyak kebutuhan anak tersebut yang harus dipenuhi dengan baik. Bukan hanya saat ini, namun untuk masa depannya juga. Simak cara mengatur keuangan untuk biaya anak berkebutuhan khusus berikut ini:

1. Rencanakan dengan Baik Sejak Awal

Berbeda dengan anak normal, anak berkebutuhan khusus tentu membutuhkan penanganan khusus, termasuk juga masalah biayanya. Hitung dengan baik semua kebutuhan anak, baik itu kebutuhan perawatan hingga pendidikannya juga. Lakukan hal ini dengan teliti, agar anggaran tepat sasaran dan tidak tekor tiap bulan. Anggarkan dana yang cukup, sehingga semua kebutuhan anak bisa terpenuhi dengan baik.

2. Terapkan Pola Hidup Hemat

Jika melihat kebutuhannya, jelas anak berkebutuhan khusus akan membutuhkan banyak biaya, bahkan hingga dia dewasa nanti. Pikirkan hal ini dengan baik, agar masa depan anak bisa tetap terjamin. Terapkan pola hidup hemat di dalam rumah tangga, hindari melakukan pengeluaran untuk hal yang tidak begitu penting agar lebih banyak uang yang bisa disisihkan tiap bulan dan dialokasikan ke dalam tabungan.

3. Lakukan Investasi Sejak Dini

Hal wajib lainnya yang tak kalah penting adalah melakukan investasi di dalam keuangan. Hal ini perlu dilakukan sejak dini, mengingat anak akan membutuhkan banyak biaya dan juga kebutuhan lainnya. Cerdaslah dalam memilih instrumen investasi, sehingga keuntungan yang didapatkan juga maksimal.

Namun satu hal yang tak kalah pentingnya adalah mempertimbangkan berbagai risiko yang terkandung di dalam investasi itu sendiri. Pahami hal ini dengan baik sejak awal, agar kegiatan investasi ini berjalan dengan efisien.

4. Persiapkan Masa Depan Anak dengan Baik

Bukan hanya perawatan dan juga pendidikannya, anak berkebutuhan khusus juga perlu dipersiapkan masa depannya. Hal ini harus menjadi pertimbangan agar kelak dia bisa menjalani kehidupan dengan berkualitas. Persiapkan dana yang cukup untuk menunjang masa depannya, termasuk jika ternyata anak kelak akan membutuhkan pendidikan yang tinggi atau hal lainnya yang berdampak positif bagi kehidupannya.

Semangat dan Selalu Bersyukur

Jika dilihat secara kasat mata, memiliki anak berkebutuhan khusus tentu bukan perkara yang mudah. Namun segala sesuatunya tentu sudah diatur oleh Sang Pencipta, termasuk memilih orangtua yang akan menerima berkat untuk membesarkan anak-anak seperti ini. Untuk orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, tetaplah semangat dan bersyukur, sebab tidak semua orang mampu menanggung tanggung jawab yang besar seperti Anda.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Tabungan Untuk Anak

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar