Jumat, 20 Oktober 2017

Kasus korupsi di Pamekasan diharap yang terakhir

Rabu, 09 Agustus 2017 10:03

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. Foto: Kemendagri Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. Foto: Kemendagri
Ayo berbagi!

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengaku prihatin dengan kasus yang menjerat Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, dalam kasus suap dugaan perkara korupsi dana desa. Sikap kepala daerah ini dinilai telah mencoreng nama baik pemerintahan.

“Ini cukup parah. Karena sampai melibatkan banyak pihak seperti kepala desa, kejaksaan dan inspektorat daerah. Mudah-mudahan yang pertama dan terakhir,” kata Tjahjo usai pelantikan Pamong Praja Muda IPDN di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (8/8).

Tjahjo meminta agar para pelaku dalam kasus ini ditindak tegas. Sebab, dugaan kasus ini menyangkut dana desa yang melibatkan banyak pihak di jajaran institusi daerah. Padahal, kata dia, lembaga-lembaga ini harusnya bisa mengamankan dana desa.

Mendagri berpesan agar seluruh elemen masyarakat, para tokoh agama dan adat turut mengawasi dana desa.

Ia juga meminta agar program yang tujuannya untuk kemaslahatan ini manfaatnya bisa dirasakan masyarakat desa.

“Pembangunan di desa juga jangan diborong semua. Ada padat karya sehingga menggerakkan pertumbuhan masyarakat bisa lebih baik,” ujarnya, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemendagri.

Mendagri menjelaskan, dana desa dikucurkan Kementerian Keuangan langsung ke bupati. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menurutnya, hanya berwenang untuk melakukam penguatan para aparatur desa.

Sedangkan terkait sanksi terhadap Bupati Pamekasan ini, kata dia Kemendagri segera mengambil sikap. Achmad Syafii akan diberhentikan sementara dari jabatannya, dan posisinya digantikan oleh wakil bupati.

"(Surat Keputusan) sudah kemarin saya teken (tanda tangan). Dalam dua atau tiga hari segera dilantik oleh Gubernur Jatim,” tutupnya. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar