Selasa, 19 Juni 2018 | 04:19 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

KPK katakan adanya safe house bukan rumah sekap

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: elshinta.com/Dody
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: elshinta.com/Dody
<p>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan supaya istilah rumah sekap diperbaiki terlebih dulu. Hal ini terkait pernyataan anggota Pansus Hak Angket KPK, Arteria Dahlan bahwa pada Jumat (11/8) mendatang pihaknya bakal mengunjungi safe house milik KPK.</p><p>"Istilah dulu dikoreksi, kalau mereka mau sambangi rumah sekap, KPK tidak ada. Bagi KPK yang ada adalah safe house. Jangan sampai para anggota dewan gagal membedakan," kata Febri di KPK, Kuningan, Jakarat Selatan, Rabu (9/8).</p><p>Dikatakannya, itikad baik KPK untuk melindungi saksi justru‎ diputar balikkan menjadi penempatan di rumah sekap‎. "Kami ajak semua orang untuk bisa membedakan hal itu," tandasnya. </p><p>Sebelumnya diberitakan, saksi kasus suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, Niko Panji Tirtayasa di hadapan Pansus Angket DPR beberapa waktu lalu menyebut bahwa safe house milik KPK tidak layak huni, lebih cocok dinamakan sebagai rumah sekap. (dody/Der)&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com