Senin, 23 Oktober 2017

KPK katakan adanya safe house bukan rumah sekap

Rabu, 09 Agustus 2017 11:59

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: elshinta.com/Dody Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: elshinta.com/Dody
Ayo berbagi!

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan supaya istilah rumah sekap diperbaiki terlebih dulu. Hal ini terkait pernyataan anggota Pansus Hak Angket KPK, Arteria Dahlan bahwa pada Jumat (11/8) mendatang pihaknya bakal mengunjungi safe house milik KPK.

"Istilah dulu dikoreksi, kalau mereka mau sambangi rumah sekap, KPK tidak ada. Bagi KPK yang ada adalah safe house. Jangan sampai para anggota dewan gagal membedakan," kata Febri di KPK, Kuningan, Jakarat Selatan, Rabu (9/8).

Dikatakannya, itikad baik KPK untuk melindungi saksi justru‎ diputar balikkan menjadi penempatan di rumah sekap‎. "Kami ajak semua orang untuk bisa membedakan hal itu," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, saksi kasus suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, Niko Panji Tirtayasa di hadapan Pansus Angket DPR beberapa waktu lalu menyebut bahwa safe house milik KPK tidak layak huni, lebih cocok dinamakan sebagai rumah sekap. (dody/Der) 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar