Jumat, 20 Oktober 2017

Gubernur BI sebut Indonesia masuk era revolusi digital

Rabu, 09 Agustus 2017 12:54

Foto: Dody Handoko. Foto: Dody Handoko.
Ayo berbagi!

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus DW Martowardojo mengatakan, Indonesia masuk dalam era revolusi digital yang disebut sebagai revolusi industri keempat. 

"Pada fase ini layanan digital telah memengaruhi cara kita membuat keputusan, berinteraksi antara satu dengan orang lain sekaligus mendorong munculnya model bisnis baru yang jauh lebih efisien dan efektif tentu penuh inovasi," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Rabu (9/8).

Jika dirunut berdasarkan tahapannya, revolusi industri pertama ditandai dengan lahirnya mesin uap, kedua yaitu munculnya elektrifikasi dan produksi-produksi secara massal. Ketiga, ditandai dengan munculnya teknologi internet, dan keempat yaitu fase di mana hampir semua sendi kehidupan telah tersentuh layanan digital.

Menurutnya, ada tiga faktor utama pendorong revolusi digital Pertama, ditandai dengan perkembangan telepon selular. Telepon selular telah menjadi perangkat utama untuk mengakses internet. Mayoritas lalu lintas online dunia saat ini berasal dari perangka telepon selular.

"Kedua, perkembangan internet. Pada 2016 hampir 18 miliar sistem berbasis internet telah saling terkoneksi yang mengakitbatkan terciptanya konsep inovatif seperti smarthome dan lainnya. Ketiga, big data yang didukung oleh kemampuan komputer melakukan analisisi yang kompleks," ucapnya.

Dijelaskannya,pada 2016, lalu lintas intertnet global setidaknya telah mencapai 1,2 triliun giga bite terutama dipicu peningkatan tren penggunaan media sosoail melalui perangkat gadget. Sedangkan 2013 terdapat setidaknya 1,8 miliar pengguna aktif yang kemudian berpengaruh terhadap pengguna medsos menjadi 2,8 miliar pada 2016. (Dody/SiK)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar