Senin, 23 Oktober 2017

Pilkada Oktober 2017, Purwakarta siapkan Rp 48 miliar

Rabu, 09 Agustus 2017 14:34

Ketua KPU Purwakarta Deni Ahmad Haidar. Foto Kontributor Elshinta Tita Sopandy Ketua KPU Purwakarta Deni Ahmad Haidar. Foto Kontributor Elshinta Tita Sopandy
Ayo berbagi!

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Purwakarta Jawa Barat akan melaksanakan tahapan Pemilukada serentak pada Oktober 2017 mendatang dengan anggaran yang dipersiapkan sebesar Rp48 miliar. Anggaran sebesar itu merupakan untuk persiapan Pilkada Purwakarta serta Pilgub Jabar 2018.

Ketua KPU Purwakarta Deni Ahmad Haidar, Rabu (9/8) mengatakan, anggaran sebesar Rp48 miliar ini akan digunakan untuk Pilkada Purwakarta sebesar Rp27 miliar bersumber dari APBD Purwakarta   dan telah dituangkan pada Nota Pejanjian Hibah Daerah (NPHD) yang sudah ditandatangani pada April lalu, oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi beserta dirinya selaku Ketua KPU Purwakarta.

Sementara untuk anggaran Rp21 miliar lainnya yaitu untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat, dengan anggaran sebesar itu bersumber dari APBD Provinsi jawa barat, dengan melalui KPU Provinsi Jawa barat pula.

"Kepastian anggaran secara otomatis digunakan pada tahapan pilkada dimulai pada Oktober 2017 mendatang, dan bakal dilaksanakan sesuai jadwal," ujar Deni, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandy.

Bagi KPU sendiri, di bulan itu tahapan sudah mulai yaitu, melaksanakan rekrutmen untuk penyelenggara pilkada, baik dari tingkat kecamatan hingga desa, penyusunan regulasi, daftar pemilih, pencalonan hingga kampanye.

Menurut Deni, anggaran yang disepakati Rp48 miliar itu sudah sesuai dengan jumlah yang ia ajukan sebelumnya, namun saat ini belum masuk kedalam tahapan pilkada, dan baru sebatas pemindahbukuan anggaran yang sudah disediakan pemerintah daerah.

Sementara terkait verifikasi partai politik untuk Pemilu Legislatif 2019, Deni mengaku masih menunggu perintah dari KPU pusat. Meskipun untuk tataran komunikasi dengan partai politik intensif dilakukan terutama bagi mereka yang baru, seperti Partai Perindo, Partai Berkarya, Partai Solidaritas Indonesia dan Partai Idaman.

Komunikasi dengan partai-partai baru itu melalui silaturahmi saja. Adapun untuk verifikasi kami menunggu perintah pusat apakah semua partai diverifikasi atau hanya yang baru saja.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar