Rabu, 20 Juni 2018 | 14:56 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Mendagri katakan SKB paska pembubaran HTI menunggu Kemenkopolhukam

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko.
Foto: Dody Handoko.
<p>Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo mengatakan bahwa Surat Keputusan Bersama (SKB) &nbsp;paska pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia masih menunggu Kemenko Polhukam.</p><p><br>"Itu dari Kemenko Polhukam poinnya," katanya di Kementerian Dalam Negeri, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).</p><p>Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto mengatakan inti dari SKB adalah paska pencabutan status hukum HTI agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat &nbsp;dan melindungi persekusi terhadap eks anggota HTI.</p><p>SKB yang dibahas di Kemenko Polhukam &nbsp;tinggal ditandatangani pihak terkait.&nbsp;&nbsp;"Tinggal tanda tangan, semakin cepat semakin baik diumumkan," ucapnya.<br><br>Satu diantara Poin SKB mengenai anggota PNS yang bergabung ke HTI.&nbsp;“&nbsp;PNS misalnya, kita lihat apakah ada rekamannya atau tidak, dia pernah ikut bicara, pernah ikut menggerakkan atau mengorganisir bahwa anti-Pancasila, semua rekamannya kan ada semua, sudah puluhan tahun," paparnya.</p><p>Ia menjamin tidak ada persekusi yang dilakukan kepada ormas yang dibubarkan. "Nggak ada persekusi,”tandasnya. (Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:47 WIB

Kecelakaan mudik lebaran 2018 turun 46 persen

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:37 WIB

Posko Bakauheni catat 386.676 orang telah diberangkatkan ke Merak

Musibah | 20 Juni 2018 - 14:25 WIB

Tim gabungan temukan koordinat lokasi KM Sinar Bangun

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:12 WIB

Kapolri imbau pemudik tidak balik berbarengan

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:05 WIB

Kebakaran hutan pinus, jalur pendakian di Gunung Lawu ditutup

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 13:55 WIB

Kertasari hingga Cawang, one way terpanjang dalam sejarah Indonesia

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com