Senin, 23 Oktober 2017

Mendagri katakan SKB paska pembubaran HTI menunggu Kemenkopolhukam

Rabu, 09 Agustus 2017 14:57

Foto: Dody Handoko. Foto: Dody Handoko.
Ayo berbagi!

Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo mengatakan bahwa Surat Keputusan Bersama (SKB)  paska pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia masih menunggu Kemenko Polhukam.


"Itu dari Kemenko Polhukam poinnya," katanya di Kementerian Dalam Negeri, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto mengatakan inti dari SKB adalah paska pencabutan status hukum HTI agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat  dan melindungi persekusi terhadap eks anggota HTI.

SKB yang dibahas di Kemenko Polhukam  tinggal ditandatangani pihak terkait.  "Tinggal tanda tangan, semakin cepat semakin baik diumumkan," ucapnya.

Satu diantara Poin SKB mengenai anggota PNS yang bergabung ke HTI. “ PNS misalnya, kita lihat apakah ada rekamannya atau tidak, dia pernah ikut bicara, pernah ikut menggerakkan atau mengorganisir bahwa anti-Pancasila, semua rekamannya kan ada semua, sudah puluhan tahun," paparnya.

Ia menjamin tidak ada persekusi yang dilakukan kepada ormas yang dibubarkan. "Nggak ada persekusi,”tandasnya. (Dody/SiK)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar