Jumat, 20 Oktober 2017

Pemerintah diminta bantu keluarga korban pembakaran

Rabu, 09 Agustus 2017 21:38

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto. (Foto: Kontributor Elshinta, Eko Purnomo) Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto. (Foto: Kontributor Elshinta, Eko Purnomo)
Ayo berbagi!

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto meminta agar pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk serius memberi jaminan pendidikan dan kesehatan terhadap keluarga almarhum MA, terduga pencurian sebuah amplifier player di Babelan Bekasi pada 1 Agustus lalu.

"Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengetahui sejauh mana pemerintah memberikan jaminan tersebut." Ujar Susanto di kediaman keluarga almarhum MA yang turut dihadiri istri dan kuasa hukum keluarga.

Menurut Susanto, jaminan pendidikan dan kesehatan sangat penting demi masa depan keluarga terlebih benar atau tidaknya almarhum MA melakukan pencurian itu belum bisa dibenarkan dengan cara warga yang melakukan main hakim sendiri.

Oleh karena itu, Susanto akan terus memantau perkembangan istri almarhum yakni Siti Jubaedah yang tengah mengandung berusia enam bulan tersebut termasuk anak pertama alamrhum bernama Alif yang sudah berusia empat tahun.

"Pemantauan terhadap Alif anak pertama almarhum juga kita fokuskan sekaligus pendidikannya jangan sampai pula terjadi diskriminasi disekolah alias bullying." Katanya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Purnomo.

Susanto juga meminta istri alamrhum yakni Siti Jubaedah untuk bisa menjaga kesehatannya, dan dengan peristiwa tersebut menjadikan pelajaran berharga bagi seluruh pihak termasuk warga dan aparat penegak hukum.

Sementara itu, pembongkaran makam almarhum MA juga dilakukan pihak Polda Metro Jaya dengan Polres Metro Bekasi guna mengautopsi jenazah Ma dalam kepentingan penyidikan yang turut dihadiri keluarga dengan tim kuasa hukum.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar