Senin, 23 Juli 2018 | 22:34 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Korea Utara anggap Trump cuma gertak sambal

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (KCNA/via Reuters/File Photo)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (KCNA/via Reuters/File Photo)
<p>Korea Utara mengaku sedang menyusun rencana untuk merudal wilayah Amerika Serikat di Pasifik, Pulau Guam. Utara juga menyebut ancaman Presiden Donald Trump akan menyerang Korea Utara sebagai gertak sambal dan menyatakan hanya "kekuatan mutlak yang bisa efektif kepada dia."</p><p>Kantor berita Korea Utara KCNA menyiarkan update rencana serangan Korea Utara ke Guam itu setelah Trump mengeluarkan pernyataan yang membakar emosi Korea Utara bahwa ancaman kepada AS dari Korea Utara akan dijawab dengan "tembakan dan amarah."</p><p>Ucapan Trump itu mendorong Korea Utara membeberkan rencana menembakkan empat peluru kendali jarak menengahnya ke arah Guam. tepatnya 30-40 km dari daratan Guam yang berada di sebelah utara Sulawesi Utara, di Pasifik barat.</p><p>Guam didiami 163.00 orang dan menjadi pangkalan militer AS untuk satu skuadron kapal selam, sebuah pangkalan udara dan satu divisi Penjaga Pantai.</p><p>Angkatan darat akan merampungkan rencana itu pertengahan Agustus begitu ada perintah dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, kata KCNA mengutip Jenderal Kim Rak Gyom, Panglima Komondo Strategis Tentara Rakyat Korea.</p><p>KCNA menyebutkan Trump hanya gertak sambal belaka dan menyatakan "dialog sepertinya mustahil untuk orang yang sudah kehilangan akal dan (oleh karena itu) kekuatan absolut yang bisa efektif kepada dia". (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:51 WIB

1.981 kosmetik ilegal disita BPOM Kendari

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:37 WIB

Stadion Jakabaring rusak, Menpora tunggu ketegasan PSSI

Politik | 23 Juli 2018 - 21:17 WIB

Masa jabatan Presiden dan Wapres untuk regenerasi

Bencana Alam | 23 Juli 2018 - 20:54 WIB

Musim kemarau, ribuan hektar sawah di Jabar alami kekeringan

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 20:45 WIB

Menperin: IKM bisa ikut bangun `green diesel`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com