Selasa, 22 Agustus 2017

Pendakian ke Kawah Ijen bisa dilakukan pukul 01.00 dini hari

Kamis, 10 Agustus 2017 16:55

Foto sumber banyuwangi bagus Foto sumber banyuwangi bagus
Ayo berbagi!

Pendakian ke wisata Kawah Ijen Banyuwangi, Jawa Timur kini bisa dilakukan mulai pukul 01.00 WIB dini hari, setelah sebelumnya sempat dinaikkan menjadi pukul 03.00 WIB dini hari karena adanya gas beracun.

Sebelumnya, terjadi fluktuasi kadar sulfur di danau Kawah Gunung Ijen yang dapat menyebabkan gas beracun, yang biasanya terjadi pada sore hari sehingga pendakian hanya bisa di lakukan dini hari pukul 02.00 WIB dan pukul 03.00 WIB.

Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW) 18 Kawah Ijen, Sigit Haribowo mengatakan, pemberlakukan itu digulirkan sejak Maret hingga Mei 2017 lalu, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Suhaili.

Namun, berdasarkan Pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) saat ini kondisi Kawah Ijen terpantau cukup bagus sehingga aman untuk pendakian bagi wisatawan.

Oleh karena itu, pendakian ke kawah gunung yang memiliki ketinggian 2.386 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut sudah bisa dilakukan kembali pada pukul 01.00 WIB dini hari hingga pukul 12.00 WIB siang.

Sigit mengaku cuaca di kawasan Kawah Ijen cukup cerah sehingga wisatawan bisa leluasa melihat Api Biru (Blue Fire) pada malam dan dini hari yang hanya ada dua di dunia, dan salah satunya adalah di Kawah Ijen tersebut.

Sementara itu, berdasarkan catatan BKSDA wilayah III, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Taman Wisata Alam Kawah Ijen sepanjang 2016 lalu adalah sebanyak 154.565 orang yang terdiri dari 4.267 wisatawan mancanegara dan 150.298 wisatawan nusantara.

Sedangkan di sepanjang tahun 2015, tingkat kunjungan ke Kawah Ijen yang memiliki ketinggian 2.368 mdpl dan berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi-Bondowoso tersebut, sebanyak 150.561 orang dengan rincian wisatawan domestik sebanyak 124.132 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 26.429 orang.

Biasanya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kawah Ijen paling banyak pada Agustus dan Oktober yang didominasi dari warga negara Perancis dan Belanda yang menyukai wisata khusus seperti pendakian.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar