Senin, 23 Juli 2018 | 22:30 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Wapres resmikan Ritech Expo di Wisma Negara

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Wakil Presiden Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla
<p>Wakil Presiden RI Jusuf Kalla membuka secara resmi pelaksanaan Ritech Expo ke-22 di Wisma Negara, Center Point of Indonesia, Makassar Sulawesi Selatan, Kamis (10/8).</p><p> Wapres didampingi Presiden Indonesia Ke-3 BJ Habibie, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menarik pita merah putih sebagai tanda diresmikannya acara.</p><p> Bersama rombongan pria disapa akrab JK ini mengunjungi sejumlah stan Dirgantara Indonesia (DI) serta Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau LAPAN. Pada kesempatan itu, Menristekdikti menjelaskan perkembangan teknologi di Indonesia sejak 1995 sampai saat ini.</p><p> Pihaknya berharap dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional kali ini dapat mengembalian kejayaan teknologi Indonesia melalui hasil karya anak bangsa atas penerbangan perdana pesawat N-219 buatan PT DI dan LAPAN.</p><p> "Harapannya semoga tahun ini kejayaan teknologi Indonesia bisa bangkit kembali dengan hadirnya pesawat N-219. Dengan Haktenas 2017 semangat kebangkitan teknologi kita gelorakan kembali," ujar Mohammad Nasir.</p><p> Sedangkan Keunggulan Pesawat N219 berkapasitas 19 orang ini mampu mendarat di segala jenis landasan, baik landasan tak beraspal maupun landasan tanah. Pesawat ini dirancang untuk memenuhi di wilayah perintis.</p><p> Selain itu JK juga mendapat penjelasan tentang produk-produk inovasi anak negeri yang dipamerkan dari masing-masing peserta,salah satunya terkait Lapan Surveilance UAV-02 (LSU-02) atau produk inovasi dari LAPAN.</p><p> Bahkan saat mengunjungi stan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Ketua PMI ini menerima penjelasan kepala BATAN Prof Djarot S Wisnubroto tentang prototipe material smart magnet Radar Absorbing Material karya BATAN.</p><p> Sementara stan Ditjen Inovasi, dipaparkan tentang inivasi kapal nelayan baja berlisensi yang terbuat dari plat baja datar. Kapal ini pun sudah diluncurkan Wapres pada puncak acara Hakteknas ke-22 di kawasan CPI Makasar.</p><p> Diketahui, Ritech Expo merupakan agenda tahunan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi guna mendiseminasikan hasil riset termask produk inovasi anak bangsa dan digelar pertama kali di Luar Jawa yakni Makassar. Pada 2018 mendatang diagendakan di Provinsi Riau.</p><p> Sedangkan tema Hakteknas ke-22 yakni Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan dengan sub tema Peran Sumberdaya Manusia dan Inovasi dalam Pembangunan Maritim Indonesia.</p><p> Tema ini sejalan dengan misi Pembangunan Jangka Panjang Nasional, yaitu, Mewujudkan Indonesia Menjadi Negara Maritim yang Mandiri, Maju, Kuat dan Berbasiskan Kepentingan Nasional.</p><p> Ritech Expo berlangsung di kawasan Wisma Negara, CPI Kota Makassar 10-13 Agustus 2017. Ritech Expo berjumlah 183 booth dengan peserta 110 instansi, 15 unit utama Kemristekdikti, 35 perguruan tinggi, 10 balitbangda, 20 kementerian dan lembaga, 20 industri dan BUMN, serta 10 Asosiasi juga Komunitas.</p><p> Selain pameran produk-produk inovasi karya anak bangsa, digelar pula berbagai kegiatan seperti unjuk produk iptek, seminar iptek, unjuk sains, temu bisnis, dan lomba foto dan video. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:51 WIB

1.981 kosmetik ilegal disita BPOM Kendari

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:37 WIB

Stadion Jakabaring rusak, Menpora tunggu ketegasan PSSI

Politik | 23 Juli 2018 - 21:17 WIB

Masa jabatan Presiden dan Wapres untuk regenerasi

Bencana Alam | 23 Juli 2018 - 20:54 WIB

Musim kemarau, ribuan hektar sawah di Jabar alami kekeringan

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 20:45 WIB

Menperin: IKM bisa ikut bangun `green diesel`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com